MAJENE, Garudapos.id – Aktivitas pelabuhan kembali mendapat perhatian Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Majene. Personel diterjunkan untuk mengamankan proses bongkar muat KM Sabuk Nusantara 93 Perintis yang tiba di Pelabuhan Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sabtu (12/9/2026).
Kapal tersebut diketahui bertolak dari Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, sebelum melanjutkan perjalanan dan bersandar di Pelabuhan Palipi. Kehadiran personel Sat Polair di lokasi menjadi bagian dari langkah preventif untuk memastikan seluruh rangkaian aktivitas penumpang di pelabuhan berjalan tertib, aman dan lancar.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada aktivitas kapal saat tiba dan bersandar. Personel juga melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang serta barang bawaan, sekaligus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama proses bongkar muat berlangsung.
Kepala Sat Polair Polres Majene IPTU Armin mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai upaya memastikan masyarakat dapat menggunakan transportasi laut dengan nyaman, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif selama kapal berada di pelabuhan.
“Pengamanan ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik saat kapal tiba, proses bongkar muat maupun ketika penumpang akan melanjutkan perjalanan. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan seluruh aktivitas berjalan tertib dan lancar,” ujar IPTU Armin.
Dalam pelayaran kali ini, KM Sabuk Nusantara 93 dijadwalkan memberangkatkan sebanyak 168 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 136 orang dewasa, 28 anak-anak dan 4 bayi.
Dengan pengamanan yang dilakukan secara konsisten, Sat Polair Polres Majene berharap aktivitas transportasi laut di wilayah tersebut dapat terus berlangsung dengan aman, tertib dan nyaman, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri di wilayah perairan.





