Majene, Garudapos.id – Kegiatan hari ini menjadi saksi bisu atas perpaduan harmonis antara pendidikan agama, pelestarian budaya, dan semangat generasi muda di Kecamatan Tubo Sendana. Perayaan Khatam Al-Qur’an dan kelulusan siswa TK/RA/SD/MI tahun ajaran 2024-2025 mencapai puncaknya dengan sebuah Pawai Budaya Adat Mandar yang spektakuler.

Ribuan warga Tubo Sendana tumpah ruah menyaksikan ratusan siswa dari 10 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah, serta sejumlah siswa dari TK dan RA, menampilkan beragam atraksi budaya Mandar yang memukau di sepanjang jalan utama Kecamatan Tubo Sendana.
Acara yang berpusat di halaman Kantor Kecamatan Tubo Sendana ini bukan sekadar seremonial kelulusan biasa. Ia merupakan perwujudan nyata dari tema “Menjadikan Generasi Milenial yang Mencintai dan Mengamalkan Al-Qur’an,” yang diimplementasikan melalui pendidikan karakter yang kuat dan pelestarian budaya lokal. Kehadira
Bapak Ajbar, S.P., Anggota DPR RI Dapil Sulawesi Barat dari Partai PAN, menambah khidmat dan prestise acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para siswa, guru, dan orang tua atas kerja keras dan dedikasi mereka.

Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan agama dan karakter sejak usia dini sebagai fondasi bagi pembangunan bangsa yang bermartabat. Komitmen beliau untuk memberikan beasiswa bagi siswa kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP mendapat sambutan meriah dari seluruh hadirin.
Dukungan penuh juga datang dari Bapak Abd. Hakim, Anggota DPRD Kabupaten Majene dari Partai Gelora, yang turut hadir memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa. Kehadiran Bapak Azis, S.Pd., Camat Tubo Sendana, dan Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Tubo Sendana,Bapak Muhammad Ali S.Pd, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan dan melestarikan budaya di Tubo Sendana.

Dukungan dari pihak kepolisian, yang diwakili oleh Bapak Iptu. H. Ashari, Kapolsek Sendana, dan perwakilan Danramil 03-1401/Sendana, memastikan keamanan dan kelancaran acara sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan khidmat.
Suasana haru dan bangga menyelimuti para siswa dan orang tua mereka. Momen ini menandai berakhirnya satu babak perjalanan pendidikan dan sekaligus menjadi awal dari babak baru yang penuh tantangan dan harapan. Siswa-siswi yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an juga mendapatkan penghargaan khusus atas prestasi mereka yang membanggakan.
Puncak acara, Pawai Budaya Adat Mandar, menampilkan beragam atraksi budaya yang memukau. Siswa-siswi dengan kostum adat yang indah dan penuh warna menampilkan musik daerah.
Kehadiran para siswa dalam balutan busana adat Mandar yang megah menjadi bukti nyata pelestarian budaya lokal dan kecintaan mereka terhadap warisan leluhur. Pawai ini bukan hanya sekadar pertunjukan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan menghargai kekayaan budaya Mandar.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon ridho Allah SWT agar para siswa diberikan keberkahan dan kesuksesan dalam melanjutkan pendidikan dan kehidupan mereka.
Perayaan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cinta budaya, dan siap menjadi penerus bangsa yang bermartabat.
Semoga semangat dan komitmen yang ditunjukkan oleh semua pihak dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia.
Penulis : Abi Garudapos.id






