MAJENE, Garudapos.id — Pemerintah Kecamatan Tammerodo Sendana sukses menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah / 2026 Masehi yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, pada Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang sarat dengan nilai-nilai keagamaan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Majene, Hj. Najibah B. Fattah, S.Ag., M.Pd.I., yang hadir mewakili Bupati Majene. Turut mendampingi, Camat Tammerodo Sendana Edi Bastian, A.Md.I.P., S.E., bersama Ketua TP-PKK Kecamatan Tammerodo Sendana.

Hadir pula dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majene H. Muhammad Sahlan, S.Ag., M.Ap., Sekretaris Camat Tammerodo Sendana Muhammad Saleh, S.H.I., Kepala KUA Kecamatan Tammerodo Sendana Napi, S.Ag., para kepala desa se-Kecamatan Tammerodo Sendana, para kepala UPTD se-Kecamatan Tammerodo Sendana, jajaran staf Kecamatan Tammerodo Sendana, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Tammerodo Sendana Edi Bastian, A.Md.I.P., S.E., menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pejabat daerah serta tingginya antusiasme masyarakat dan jajaran pemerintah desa yang turut menyukseskan terselenggaranya peringatan hari besar Islam ini sebagai momentum mempererat tali silaturahmi.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Majene, H. Muhammad Sahlan, S.Ag., M.Ap., dalam tausiyahnya menyampaikan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia menekankan pentingnya merawat kearifan lokal serta memperkuat pendidikan karakter anak dengan senantiasa meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan yang sama, Kadis DPPKB Kabupaten Majene, Hj. Najibah B. Fattah, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan salam hormat dan salam kompak dari Bupati Majene serta Ketua TP-PKK Kabupaten Majene yang berhalangan hadir karena harus menghadiri agenda lain yang sama pentingnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan nyata demi terwujudnya visi Majene Maju, Mandiri, dan Berbudaya dalam bingkai religius, serta harapan besar mewujudkan Majene Mario, Mapaccing, Merio Rio (bersih dan membawa keberkahan).
Sebagai Kepala Dinas Dalduk KB, Hj. Najibah turut menekankan pentingnya membangun keluarga berkualitas yang terbebas dari stunting. Mengingat angka stunting saat ini berada di kisaran 32%, ia mengajak seluruh pihak untuk bergerak bersama menurunkannya.
“Pekerjaan kita secara bersama-sama harus menurunkan stunting yang sekarang berada pada kisaran 32 persen. Kita harus kompak menghadirkan seluruh sasaran di posyandu setiap bulan—mulai dari catin, baduta, balita, remaja putra-putri, hingga lansia—sebagai upaya controlling kesehatan setiap bulan sehingga kita mampu menekan stunting, tidak ada lagi stunting baru, dan kita berada pada zero stunting,” tegasnya.
Menandai momen tersebut, yang juga bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) dan Kemenag Majene. Kerja sama ini berfokus pada pembinaan calon pengantin, Gerakan Orang Asuh Cegah Stunting, serta GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia).
Acara penuh khidmat ini kemudian ditutup dengan ajakan untuk terus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak shalawat.
Laporan: Aby Garudapos






