MAJENE, Garudapos.id – Menjaga keamanan laut tidak hanya soal mencegah gangguan di wilayah perairan, tetapi juga memastikan ekosistem laut tetap lestari bagi generasi mendatang. Komitmen tersebut diwujudkan Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Majene melalui patroli rutin di perairan wilayah Kabupaten Majene, Rabu (28/10/2026).
Patroli dipimpin langsung Kasat Polairud Polres Majene, IPTU Armin, dengan menggunakan Kapal C3. Selain memantau situasi keamanan dan aktivitas di perairan, personel juga menyambangi para nelayan untuk menyampaikan imbauan mengenai keselamatan saat melaut serta pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut.
Dalam kesempatan tersebut, IPTU Armin mengingatkan nelayan agar tidak menggunakan metode penangkapan ikan yang merusak lingkungan, seperti bom ikan, bahan pembius, maupun alat tangkap terlarang lainnya. Praktik tersebut dapat menghancurkan terumbu karang dan mengancam keberlangsungan berbagai biota laut.
Menurutnya, kerusakan ekosistem laut tidak hanya berdampak pada keseimbangan lingkungan, tetapi juga berpotensi mengurangi hasil tangkapan dan mengancam sumber penghidupan masyarakat nelayan dalam jangka panjang.
Karena itu, ia mengajak seluruh nelayan untuk mengedepankan cara penangkapan ikan yang ramah lingkungan serta mematuhi ketentuan yang berlaku demi menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan.
Melalui patroli rutin dan pendekatan langsung kepada masyarakat pesisir, Satpolairud Polres Majene berharap kesadaran nelayan terhadap keselamatan pelayaran dan pelestarian lingkungan laut semakin meningkat.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan wilayah perairan, mencegah praktik penangkapan ikan yang merusak, serta membangun sinergi bersama masyarakat untuk mewujudkan perairan Majene yang aman, tertib, dan lestari.






