Seppong, Garudapos.id — Suasana meriah menyelimuti Lapangan Punaga, Desa Seppong, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, saat gelaran turnamen sepak bola Seppong Cup 2 resmi mempertemukan tim tuan rumah AMJ FC melawan Libra FC Limboro pada sore hari ini. (7/8/26)
Ajang bergengsi ini diprakarsai oleh kolaborasi apik antara Pemuda Berswadaya dan Pemerintah Desa Seppong, serta disponsori langsung oleh Asma Net. Turnamen ini diselenggarakan secara khusus sebagai bentuk kemeriahan dalam rangka memperingati Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 Tahun 2026.

Pertandingan sore ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di antaranya Kepala Desa Seppong Mawardi, S.P., Bhabinkamtibmas Polsek Sendana Aipda Yulianto, Sekdes Seppong serta Ketua Panitia Henrawan, S.IP.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Henrawan, S.IP., menegaskan bahwa pelaksanaan Seppong Cup 2 tidak hanya sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga wadah pemersatu masyarakat dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 ini.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Seppong, Mawardi, S.P., menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh jajaran panitia, para peserta, dan para manajer tim atas dedikasi dan partisipasi aktif mereka.

“Mari kita junjung tinggi sportivitas, serta bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan agar seluruh rangkaian pertandingan ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan hiburan yang sportif bagi masyarakat,” pesan Mawardi di sela-sela kegiatan.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, tensi pertandingan langsung meninggi. Tuan rumah AMJ FC yang mendapat dukungan penuh dari suporter setianya langsung mencoba mengambil inisiatif permainan melalui serangan demi serangan terstruktur.
Kendati demikian, kubu Libra FC Limboro tidak tinggal diam. Tim tamu tampil begitu spektakuler dengan memperlihatkan perlawanan sengit dan disiplin lini pertahanan yang rapat, sehingga berhasil mematahkan berbagai peluang emas yang diciptakan anak-anak asuh AMJ FC.
Hingga turun minum babak pertama, papan skor masih menunjukkan angka kekosongan 0-0. Memasuki babak kedua, kedua kesebelasan meningkatkan tempo permainan demi memecah kebuntuan. Namun, ketatnya lini belakang dan gemilangnya penampilan penjaga gawang dari kedua tim membuat lini serang masing-masing kubu frustrasi.
Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan oleh wasit di menit-menit akhir babak kedua, skor tetap bertahan 0-0. Kedua tim harus puas berbagi angka di laga yang sarat gengsi dan sportivitas ini.
Laporan: Aby Garudapos






