Wujud Nyata Hadir untuk Rakyat, Kodim 1401/Majene Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tallambalao

Tallambalao,Garudapos.id — Komando Distrik Militer (Kodim) 1401/Majene kembali menunjukkan bakti nyata kepada masyarakat melalui peresmian Jembatan Perintis Garuda yang dipusatkan di Dusun Ratte Bila, Desa Tallambalao, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, pada Rabu (5/8/2026).

Kehadiran infrastruktur ini disambut antusias oleh pemerintah setempat dan warga yang telah lama menantikan akses penghubung tersebut.

Kegiatan peresmian ini dihadiri langsung oleh Danramil 03-1401/Sendana Kapten Inf. Wardi yang mewakili Komandan Kodim 1401/Majene, Camat Tammerodo Sendana Edi Bastian, A.Md.I.P., S.E., Sekretaris Camat Muhammad Saleh, S.H.I., perangkat Desa Tallambalao, para Babinsa Koramil 03-1401/Sendana, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta mahasiswa KKN dari Universitas STAIN Majene.

Dalam sambutannya, Danramil 03-1401/Sendana Kapten Inf. Wardi mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang disalurkan melalui TNI untuk menjawab kesulitan masyarakat di berbagai daerah.

Ia menyebutkan bahwa jembatan gantung di Dusun Ratte Bila ini sudah dinantikan warga karena akses sebelumnya telah rusak dan tidak berfungsi selama kurang lebih 4 tahun.

“Alhamdulillah, dengan program dari pemerintah pusat, negara hadir untuk rakyat. Jembatan gantung ini tidak hanya mempermudah mobilitas antar-dusun dan desa, tetapi juga memperlancar akses warga menuju kebun untuk mengangkut hasil bumi,” ujar Kapten Inf. Wardi.

Selain itu, ia berpesan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun. Ia juga menegaskan agar jembatan digunakan sesuai fungsinya dan melarang keras tindakan berbahaya seperti melompat dari atas jembatan.

Senada dengan hal tersebut, Camat Tammerodo Sendana Edi Bastian, A.Md.I.P., S.E., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1401/Majene, atas rampungnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Pihaknya menilai sinergi dengan TNI sangat membantu percepatan pembangunan di daerah, mengingat efektivitas kerja TNI yang cepat dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Tammerodo Sendana turut membagikan aturan penting terkait keselamatan pemanfaatan jembatan demi menjaga keawetannya:

Kapasitas Pejalan Kaki: Maksimal diisi oleh 3 orang secara bersamaan.
Kapasitas Kendaraan: Pengendara sepeda motor wajib melintas secara bergantian (satu persatu).

Pemerintah Kecamatan dan Desa Tallambalao berharap momentum peresmian ini dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat Dusun Ratte Bila serta memperkuat sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

Laporan: Aby Garudapos

related

Scroll to Top