Majene, Garudapos.id — Upaya mewujudkan visi besar pembangunan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing memerlukan fondasi yang kuat sejak usia dini. Kesehatan fisik dan mental anak-anak hari ini merupakan penentu utama kualitas generasi penerus bangsa di masa depan demi menyongsong visi Indonesia Emas.

Komitmen tersebut terus diwujudkan secara nyata oleh jajaran tenaga kesehatan di daerah, salah satunya melalui langkah proaktif yang konsisten dilakukan oleh UPTD Puskesmas Tammerodo. Melalui aksi jemput bola yang menyasar ruang publik dan institusi pendidikan dasar, tenaga medis berupaya memastikan setiap anak mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang optimal.
Baru-baru ini, UPTD Puskesmas Tammerodo menggelar rangkaian pemeriksaan kesehatan gratis dan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) yang dipusatkan di pelataran Masjid Al-Qadri Camba-Camba, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana.

Kegiatan ini tidak hanya melayani masyarakat umum, tetapi juga memberikan perhatian khusus bagi tumbuh kembang anak-anak di TK dan PAUD PGRI Pandeng-Pandeng, Rabu.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan tim tenaga kesehatan profesional dari UPTD Puskesmas Tammerodo yang turun langsung ke lapangan. Adapun jajaran petugas yang melayani warga meliputi:
drg. Andi Yuyun Indah Cahyani (Dokter Gigi)
Dahlia, S.Keb (Bidan)
Anriati, S.Keb (Bidan)
Nurbiah, A.Md.Keb (Bidan)
Risnayanti, S.Tr.Kes (Perawat Gigi)
Bidan Dahlia, S.Keb, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa pemeriksaan SDIDTK ini sangat penting untuk memantau tumbuh kembang anak secara berkala agar setiap potensi gangguan dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.
“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan anak-anak tumbuh dengan sehat dan optimal. Melalui pemeriksaan SDIDTK di lingkungan sekolah, kita dapat mendeteksi lebih awal tumbuh kembang anak, baik dari aspek motorik, bahasa, maupun sosialisasi, sehingga pencegahan terhadap masalah kesehatan atau hambatan tumbuh kembang dapat dilakukan sejak dini,” ujar Dahlia, S.Keb.
Ia juga menambahkan bahwa pemilihan lokasi di fasilitas umum dan ruang publik seperti pelataran masjid bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat, khususnya para orang tua, agar semakin sadar dan antusias memanfaatkan layanan kesehatan preventif yang disediakan oleh puskesmas.
Deteksi dini terhadap tumbuh kembang anak, pemenuhan layanan kesehatan preventif, serta kedekatan akses fasilitas medis dengan warga merupakan pilar penting dalam mencetak kualitas hidup yang lebih baik di tingkat desa. Melalui sinergi yang kuat antara tenaga medis, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat, ikhtiar bersama dalam mewujudkan generasi yang cerdas, tangguh, dan sehat dapat tercapai dengan optimal.
Laporan: Aby Garudapos





