MAJENE, GARUDAPOS.ID – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, UPTD Puskesmas Tammerodo menyelenggarakan kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Sabtu (18/07/2026). Bertempat di Pantai Ujung Baru, Leba-leba, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat.

Forum ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, perwakilan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setda Majene, perwakilan Kecamatan Tammerodo Sendana, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, serta insan pers.
Komitmen Pelayanan Prima dan Transparan

Kepala Puskesmas Tammerodo, Hj. Nurani, S.Kep., Ns., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci dalam pengambilan keputusan berbasis kebutuhan publik.
“Kami menyadari bahwa layanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada keramahan dan kesiapan tenaga kesehatan kami. Forum ini adalah upaya kami untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi agar pelayanan yang kami berikan lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Hj. Nurani.

Sesuai Amanat Undang-Undang
Perwakilan Bagian Ortala Setda Majene, Ir. Nizar Muhammad Taswin, S.P.W.K., menyampaikan bahwa FKP merupakan kewajiban setiap penyelenggara layanan publik sesuai dengan UU No. 25 Tahun 2009.
“Hasil dari forum ini akan menjadi produk hukum atau standar pelayanan yang menjadi pegangan petugas dalam bekerja. Dengan adanya kesepakatan standar ini, masyarakat juga memiliki acuan untuk memantau apakah pelayanan yang diberikan sudah sesuai dengan prosedur atau belum,” jelas Nizar.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, Hj. Nur Emawati, S.Si., Apt., memberikan apresiasi atas capaian kinerja Puskesmas Tammerodo yang menunjukkan progres luar biasa dalam pemeriksaan kesehatan gratis.
Ia berpesan agar seluruh tenaga kesehatan mengedepankan tiga prinsip utama: melayani pasien layaknya keluarga sendiri, tetap profesional sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dan menjaga integritas.

Sosialisasi Standar Pelayanan (Cluster)
Dalam sesi pemaparan materi, Bidan Dahlia, S.Keb., memaparkan secara rinci mengenai standar pelayanan di Cluster 1 (Pendaftaran dan Rekam Medis) serta Cluster 2 (KIA/KB/Bayi dan Balita) dan Cluster lainnya.
Ia menjelaskan alur pelayanan, persyaratan bagi pengguna layanan—termasuk kemudahan mendaftar melalui aplikasi Mobile JKN—serta transparansi biaya dan durasi waktu layanan.

“Kami berharap masyarakat memahami alur pelayanan ini, termasuk skala prioritas untuk lansia, ibu hamil, bayi, dan penyandang disabilitas. Kami berkomitmen untuk terus menjaga privasi dan kerahasiaan data setiap pasien,” tambah Dahlia.
Pemerintah Kecamatan Tammerodo Sendana yang diwakili oleh Kasi Ekbang, Abdul Azis, S.E., memberikan testimoni positif terhadap respon cepat petugas Puskesmas Tammerodo dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bahkan di luar jam kerja.
“Kami berharap melalui forum ini, tercipta kesepahaman antara pihak Puskesmas dan masyarakat, sehingga pelayanan kesehatan di Kecamatan Tammerodo Sendana semakin prima dan mendapatkan penilaian yang memuaskan di tingkat nasional,” pungkas Abdul Azis.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan kritik, saran, dan solusi demi kemajuan kualitas layanan di UPTD Puskesmas Tammerodo ke depannya.
Tentang UPTD Puskesmas Tammerodo:
UPTD Puskesmas Tammerodo merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, yang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, ramah, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Laporan: Aby Garudapos






