BOGOR, GARUDAPOS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai proyek rekonstruksi dan perbaikan jalan pasca-longsor di kawasan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Langkah cepat ini diambil guna memulihkan kembali urat nadi transportasi warga yang sempat terganggu akibat cuaca ekstrem.
“Petugas dan alat berat dikerahkan dalam proyek perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Bogor guna mengantisipasi dampak kerusakan jalan dan longsor susulan”.
Kepala dinas terkait menyatakan bahwa proyek ini menelan anggaran sebesar Rp 5,4 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Fokus utama pengerjaan meliputi pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) atau turap beton sepanjang area terdampak, diikuti dengan rekonstruksi badan jalan serta pengaspalan ulang.
“Struktur tanah di lokasi ini cukup labil, sehingga pengerjaan DPT harus menggunakan metode penguatan fondasi yang mendalam. Ini penting agar jalan memiliki daya tahan jangka panjang, terutama menghadapi intensitas hujan tinggi yang kerap mengguyur wilayah Bogor,” ujarnya saat meninjau lokasi proyek.
Akibat adanya pengerjaan fisik ini, arus lalu lintas di sekitar jalur Kebon Pedes diberlakukan sistem pengalihan secara situasional. Dinas Perhubungan bersama kepolisian setempat telah menyiagakan personel di titik-titik krusial untuk mengarahkan pengguna jalan ke jalur alternatif guna mengurai potensi kepadatan.
Pihak pelaksana menargetkan seluruh rangkaian proyek fisik ini dapat rampung dalam waktu dekat sesuai dengan kalender kerja yang ditetapkan. Warga setempat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi area sekitar proyek dan mematuhi rambu-rambu pengalihan arus yang telah disediakan di lapangan. (Red*)






