TAMMERODO SENDANA – Perayaan Messawe Totamma di Kecamatan Tammerodo Sendana berlangsung sangat istimewa dan penuh kekompakan, Minggu (14/06/2026). Selain dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, acara ini menjadi ajang pemersatu antara pemerintah dan masyarakat melalui partisipasi aktif para pemimpin daerah dalam tradisi budaya Messawe Totamma.
Kepala Desa Seppong, Bapak Mawardi, S.P, turut hadir dan ambil bagian langsung dalam barisan arak-arakan.
Beliau tampak menunggangi kuda menari (Sayyang Pattu’du) bersama dalam satu rombongan besar yang terdiri dari Asisten I Setda Provinsi Sulawesi Barat, Bupati Majene, Camat Tammerodo Sendana, Ketua Komisi III DPRD, serta Kepala UPTD Pendidikan. Tidak ketinggalan, para kepala desa lainnya pun turut membaur dalam rombongan berkuda tersebut, menciptakan pemandangan yang menyatukan unsur pemerintahan dan tradisi lokal.
Kehadiran para pejabat daerah yang menunggangi Sayyang Pattu’du ini memberikan warna tersendiri dalam prosesi pawai penamatan dan khataman Al-Qur’an tahun ini. Aksi ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap siswa-siswi yang tamat dan santri-santriwati yang telah khatam, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat para pemangku kebijakan dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya Mandar di tengah-tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Mawardi, S.P menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam arak-arakan ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap syiar Islam dan pelestarian budaya.
“Kehadiran kami dalam barisan Sayyang Pattu’du bersama Bapak Bupati, Bapak Asisten, Bapak Camat, Bapak Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majene, serta rekan-rekan Kepala Desa lainnya adalah wujud kekompakan dan apresiasi terhadap semangat anak-anak kita yang telah menuntaskan penamatan sekolah dan Khatamul Qur’an. Ini adalah sinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk memuliakan Al-Qur’an sekaligus merawat tradisi luhur yang kita banggakan,” ujar Mawardi.
Sepanjang perjalanan, rombongan berkuda ini disambut antusias oleh masyarakat yang memadati rute arak-arakan. Suasana kebersamaan yang terjalin antara pimpinan daerah dan warga Desa Seppong serta masyarakat Tammerodo Sendana secara luas, menjadikan momentum Messawe Totamma kali ini sangat berkesan dan penuh dengan nilai religius serta kearifan lokal.
Laporan: Aby Garudapos






