Semarak Pawai Arak-arakan Messawe Totamma, Asisten I Setda Provinsi Sulbar Lepas Ratusan Peserta Khatamul Qur’an di Tammerodo Sendana

TAMMERODO SENDANA, GARUDAPOS.ID – Suasana penuh khidmat dan kegembiraan menyelimuti Kecamatan tammerodo sendana dalam kegiatan penamatan dan perpisahan siswa SD/MI/TK se-Kecamatan Tammerodo Sendana yang dirangkaikan dengan Khatamul Qur’an serta pawai budaya Messawe Totamma. Acara yang mengusung tema “Bersama Menuju Masa Depan Gemilang” ini berlangsung khidmat di Lapangan Samaturu Pelattoang, Minggu (14/6/2026).

Pawai arak-arakan Messawe Totamma atau arak-arakan kuda menari kali ini berlangsung meriah dengan partisipasi sebanyak 106 kuda. Sebanyak 161 siswa (75 laki-laki dan 86 perempuan) tampak antusias mengikuti tradisi ini sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menamatkan bacaan Al-Qur’an.

Kegiatan pawai arak-arakan Messawe Totamma ini dilepas secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Amir, S.Sos,M.M, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Barat. Hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., Camat Tammerodo Sendana Edi Bastian, A.Md., IP, S.E., Ketua Komisi III DPRD Majene Jasman, S.IP., Ketua TP PKK Kabupaten Majene Hj. Najmah B. Fattah, Ketua TP. PKK Kecamatan Tammerodo Sendana, serta jajaran kepala desa se-Kecamatan Tammerodo Sendana,hadir pula Kepala UPTD Puskesmas Tammerodo,Hj.Nurani,S.Kep,Ns,M.M, Kordinator BPP Nurmawati, S.P.

Tidak kalah meriah, rangkaian pawai ini juga diwarnai dengan keterlibatan peserta tingkat Taman Kanak-kanak (TK). Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Majene, yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Kabupaten Majene, Hj.Najmah B.Fattah hadir langsung untuk melepas peserta pawai tingkat TK tersebut. Kehadiran beliau menambah semarak suasana, memberikan motivasi khusus kepada anak-anak usia dini yang ikut berpartisipasi dalam melestarikan tradisi Messawe Totamma.

Dalam sambutannya, Camat Tammerodo Sendana, Edi Bastian, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya rangkaian kegiatan pendidikan dan keagamaan tersebut. Ia melaporkan bahwa terdapat 161 siswa-siswi yang ikut dalam Messawe Totamma pada tahun ini. Pihaknya berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh lulusan baik yang ikut dalam kegiatan ini maupun yang tidak ikut tersebut dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP sederajat. “Kami pastikan anak-anak kita ini tidak masuk dalam kategori anak tidak sekolah. Insya Allah itu komitmen kami sebagai pemerintah kecamatan,” tegasnya.

Asisten I Setda Provinsi Sulawesi Barat, Bapak Amir, S.Sos., M.M., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap pelestarian tradisi tersebut. Ia menyebut Messawe Totamma sebagai bukti nyata perpaduan harmonis antara syariat Islam dan kearifan lokal budaya Mandar.

“Tradisi ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata memuliakan Al-Qur’an dan menghargai kerja keras anak-anak dalam belajar. Ini adalah fondasi penting untuk membentuk generasi yang tangguh dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujar Amir sesaat sebelum melepas peserta pawai.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan. Bupati berpesan agar para orang tua tidak berhenti membimbing anak-anak mereka setelah khatam Al-Qur’an.

“Saya minta tradisi ini terus dijaga, bahkan ditingkatkan kualitasnya. Jadikan momentum ini sebagai langkah awal bagi anak-anak untuk terus mencintai, membaca, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Bupati.

Prosesi pawai yang berjalan lancar ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Tammerodo Sendana dalam memadukan nilai religius dengan pelestarian warisan leluhur di tengah arus modernisasi.

Laporan: Aby Garudapos

related

Scroll to Top