TAMMERODO SENDANA, Garudapos.id – Kehadiran unsur pimpinan desa menjadi bagian penting dalam menyukseskan syiar keagamaan di wilayah Kecamatan Tammerodo Sendana. Kepala Desa Tammerodo Utara, Mulyadi, S.Pd.i, turut hadir secara langsung dalam khidmatnya prosesi Khatamul Qur’an yang berlangsung di salah satu masjid di wilayah Kecamatan Tammerodo Sendana, Sabtu malam (13/06/2026).
Mulyadi, S.Pd.i, tampak berbaur bersama ratusan orang tua santri dan tokoh masyarakat lainnya dalam acara yang mengusung tema “Bersama Menuju Masa Depan Gemilang” tersebut.

Meskipun rangkaian acara harus dipindahkan ke dalam masjid akibat faktor cuaca, hal tersebut tidak mengurangi apresiasi Kepala Desa Tammerodo Utara terhadap suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini.
Ditemui usai acara, Mulyadi menyampaikan bahwa pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak usia dini adalah investasi jangka panjang yang paling berharga bagi kemajuan desa dan daerah.
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan nyata pemerintah desa terhadap program keagamaan. Melihat 156 santri yang berhasil khatam malam ini memberikan optimisme besar bagi kita semua bahwa generasi penerus di Tammerodo Sendana, khususnya di Desa Tammerodo Utara, memiliki fondasi iman dan akhlak yang kokoh,” ujar Mulyadi.

Ia juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjaga keberlanjutan tradisi mengaji di lingkungan rumah tangga. Menurutnya, khatam Al-Qur’an hanyalah gerbang awal bagi anak-anak untuk semakin mencintai dan memahami kalam ilahi secara mendalam.
“Setelah khatam ini, tugas kita semua terutama para orang tua, adalah memastikan anak-anak kita tetap menjaga interaksinya dengan Al-Qur’an. Kami di tingkat desa akan terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang bersifat membangun karakter generasi muda agar mereka siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu agama yang mumpuni,” pungkasnya.
Kehadiran Mulyadi dalam kegiatan tersebut mencerminkan sinergi yang harmonis antara pemerintah desa dengan Kantor Urusan Agama (KUA) dan pemerintah kecamatan dalam membina kehidupan religius masyarakat di wilayah Kabupaten Majene.
(Laporan: Aby Garudapos)






