POLEWALI MANDAR, GARUDAPOS.ID – Di tengah berkembangnya berbagai persoalan ketenagakerjaan, KSBSI Provinsi Sulawesi Barat memilih mengedepankan pendekatan komunikasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan operasi pasar murah yang melibatkan pengurus dan anggota KSBSI bersama pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Ketua KSBSI Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Rafi, S.E., mengatakan bahwa organisasi buruh tetap memiliki komitmen memperjuangkan kepentingan pekerja, namun harus dilakukan secara bijak dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi tidak selalu harus dilakukan melalui aksi unjuk rasa. Komunikasi dan kegiatan sosial juga menjadi bagian dari perjuangan organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa situasi daerah yang aman dan kondusif harus tetap menjadi perhatian bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak seluruh anggota KSBSI agar tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, dan mengutamakan langkah dialog dalam menyikapi berbagai persoalan,” tambahnya.
Yusril, salah satu pengurus KSBSI Sulbar, menyebut bahwa kegiatan operasi pasar murah menjadi bentuk kepedulian organisasi terhadap kondisi masyarakat saat ini.
“Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara organisasi buruh, masyarakat, dan pemerintah daerah,” katanya.
Sementara itu, Firman, anggota KSBSI, menilai langkah organisasi yang lebih mengedepankan komunikasi merupakan keputusan yang tepat.
“Kami tentu ingin aspirasi pekerja tetap diperhatikan, namun situasi daerah juga harus dijaga supaya tetap aman dan masyarakat tidak merasa terganggu,” ujarnya.
Masyarakat pun menyambut baik kegiatan operasi pasar murah tersebut. Rahmi, salah satu warga Polewali Mandar, mengaku sangat terbantu dengan adanya penjualan bahan pokok berharga terjangkau.
“Kalau kegiatan seperti ini sangat bagus karena langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami juga senang karena suasana tetap aman dan tertib,” katanya.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Polewali Mandar, Agusnia Hasan Sulur, menyampaikan apresiasi atas langkah KSBSI yang memilih kegiatan sosial kemasyarakatan dibanding kegiatan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami mendukung kegiatan operasi pasar murah karena sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Sinergi seperti ini penting untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap komunikasi dan kerja sama antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat terus terjaga dengan baik demi menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah Sulawesi Barat.
Hingga saat ini situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Polewali Mandar dan sekitarnya terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh pihak diimbau tetap mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyikapi berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat.






