GARUDAPOS.ID|TAMMERO’DO – Pemerintah Kecamatan Tammerodo Sendana kembali memperketat pengawasan tata kelola keuangan desa melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar di Desa Tammerodo, Kabupaten Majene, Sulbar, Kamis (30/04/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Tammerodo Sendana, Basruddin, S.P., M.M., didampingi Kasi Ekbang Abdul Azis, S.E., Plt. Kasi Pemerintahan Asri, serta jajaran staf kecamatan. Kehadiran tim disambut oleh Kepala Desa Tammerodo,Bapak Supyan, Sekretaris Desa Tammerodo, Ketua BUMDes Tammala Ra’da, dan perangkat desa setempat, turut hadir juga Pendamping P3MD Kecamatan Tammerodo Sendana,Ibu Ekawati, S.P.

Soroti Penggunaan Anggaran BUMDes
Selain menyasar pada administrasi desa, fokus utama Monev kali ini tertuju pada pemanfaatan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Basruddin menegaskan bahwa penyertaan modal yang bersumber dari Dana Desa harus dikelola secara profesional dan transparan.
“Anggaran BUMDes bukan sekadar angka di atas kertas, tapi modal rakyat yang harus dipertanggungjawabkan. Kami melakukan evaluasi mendalam untuk memastikan penggunaan anggaran tersebut tepat sasaran dan mampu menghasilkan profit yang kembali ke desa dalam bentuk Pendapatan Asli Desa (PADes),” tegas Basruddin dalam sambutannya.
Dalam giat tersebut, tim Monev melakukan pemeriksaan berlapis yang meliputi:
Audit Anggaran BUMDes: Meninjau laporan keuangan, arus kas, serta efektivitas penggunaan penyertaan modal dalam unit usaha yang dijalankan.
Ketertiban Administrasi Desa: Verifikasi dokumen SPJ dan progres laporan penyelenggaraan pemerintahan desa tahun anggaran berjalan.
Cek Fisik Lapangan: Peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan untuk memastikan kualitas fisik sesuai dengan standar dan volume yang direncanakan dalam RAB.
Pihak Kecamatan berharap melalui Monev ini, pengelola BUMDes Tammerodo semakin inovatif dan tertib dalam pelaporan keuangan. Hal ini penting agar tidak terjadi temuan di kemudian hari dan memastikan unit usaha desa benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi warga.
Sekretaris Desa Tammerodo menyambut baik catatan dari tim kecamatan dan berkomitmen untuk segera menindaklanjuti arahan terkait penguatan manajemen anggaran di tingkat desa maupun BUMDes.
Laporan: Abi Garudapos






