Majene,Garudapos.id — Upaya pencarian nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Sumakuyu, Desa Onang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, resmi dihentikan oleh Tim SAR setelah dilakukan selama tujuh hari. Rabu, (4/2/2026)
Kepala Pos SAR Kabupaten Majene, Agustan, menyampaikan bahwa pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“Selama tujuh hari kami telah melakukan pencarian secara maksimal sesuai SOP terhadap korban yang hilang di perairan Sumakuyu, Desa Onang. Namun hingga batas waktu pencarian, korban belum berhasil ditemukan,” ujar Agustan
Meski operasi pencarian resmi dihentikan, Agustan menegaskan pihaknya tetap akan melakukan pemantauan.
“Kendati pencarian kami hentikan, Tim SAR tetap melakukan monitoring. Apabila ada tanda-tanda keberadaan korban maupun laporan dari masyarakat, kami siap kembali turun ke lapangan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Agustan juga mengimbau para nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan Sumakuyu agar lebih waspada dan memperhatikan benda-benda yang terapung saat melaut.
“Jika para nelayan melihat tanda-tanda yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban, agar segera melaporkannya kepada Tim SAR,” imbaunya.
Diketahui, korban bernama Muhammad Rifai dilaporkan hilang sejak 29 Januari setelah diduga terjatuh dari perahunya saat melaut.
Perahu milik korban sebelumnya ditemukan dalam kondisi tanpa awak, dengan hasil tangkapan ikan yang masih segar berada di atas perahu, di perairan Sumakuyu, Desa Onang, Kabupaten Majene.
Laporan:EPN
Editor: Abi






