MAJENE, GARUDAPOS.ID – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tubo Sendana dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Majene Tahun 2027 resmi digelar di Aula Kantor Kecamatan Tubo Sendana, Kamis (05/02/2026). Kegiatan ini menjadi panggung bagi Pemerintah Kecamatan untuk memaparkan kondisi objektif dan kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam laporannya, Camat Tubo Sendana, Andi Arman, S.E.M.M, mengawali dengan gambaran umum wilayah yang kini telah berusia 20 tahun. Ia menegaskan bahwa Tubo Sendana tengah berbenah untuk mencapai tujuan pembangunan nasional yang selaras dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Majene, yaitu “Majene Maju, Mandiri, dan Berbudaya”.

Andi Arman memaparkan data statistik wilayah yang mencakup 7 desa dengan total penduduk 10.391 jiwa. Dalam penjelasannya, ia merinci aset dan potensi besar yang dimiliki, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga pertanian yang memiliki lahan persawahan seluas 10.352 hektar. Namun, ia juga secara terbuka menyampaikan sejumlah kendala yang menjadi penghambat pembangunan, di antaranya:
Sarana Prasarana: Kondisi Kantor Kecamatan dan Rumah Jabatan yang mengalami kerusakan fisik (retak) akibat gempa tahun 2020 dan hingga kini belum mendapatkan rehabilitasi.
Infrastruktur Digital: Terbatasnya akses internet yang menghambat kecepatan pelayanan publik dan sistem informasi online.
Sektor Unggulan: Perlunya pengembangan Dermaga Pelelangan Ikan di Desa Tubo, optimalisasi objek wisata Pasir Putih, serta dukungan modal bagi petani tambak udang paname dan bandeng.
Kesehatan & Pertanian: Tantangan penanganan stunting yang terkendala minimnya sarana pendukung, serta masalah kelangkaan pupuk bersubsidi yang masih dikeluhkan petani di seluruh desa.
“Kami berharap melalui forum ini, semua sektor terkait dapat membantu menyelesaikan kendala yang ada, sehingga Tubo Sendana bisa berdiri sejajar dengan kecamatan lainnya di Kabupaten Majene,” harap Andi Arman.

Menanggapi paparan tersebut, Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani Basharoe, M.Pd, yang hadir didampingi jajaran OPD, memberikan apresiasi atas kesiapan Camat Tubo Sendana meski baru saja menjabat. Wakil Bupati menekankan bahwa setiap aspirasi yang dilaporkan harus menjadi catatan penting bagi seluruh pimpinan OPD yang hadir.

Wabup juga membagikan hasil arahan Presiden RI dari Rakornas terbaru, menekankan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 harus fokus pada hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat. Beliau meminta seluruh jajaran pemerintahan untuk serius menyimak kebutuhan di tingkat akar rumput tanpa terganggu oleh hal-hal teknis lainnya.
“Momen ini sangat penting. Saya berharap apa yang didiskusikan hari ini, khususnya terkait infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat di Tubo Sendana, dapat dikawal dengan baik oleh badan perencanaan dan instansi terkait,” ujar Wakil Bupati.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolsubsektor Ipda Akil, para Kabag Setda Majene,para camat, para Kepala Desa se-Kecamatan Tubo Sendana, para Ketua BPD dan pendamping P3MD, serta delegasi masyarakat yang antusias mengawal usulan pembangunan untuk tahun anggaran 2027 mendatang.
Laporan: Abi Garudapos





