Angkat Kearifan Lokal, SPPG Tammerodo Sendana Sajikan “Bau Piapi” Sebagai Menu Pemenuhan Gizi Masyarakat

MAJENE, GARUDAPOS. ID – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Tammerodo Sendana terus berinovasi dalam memberikan layanan konsumsi berkualitas. Pada Rabu (7/1), SPPG secara resmi mulai menyajikan menu-menu andalan berbasis kearifan lokal, dengan menonjolkan “Bau Piapi”—ikan masak kuning khas Mandar—sebagai salah satu sajian utama.
Langkah ini diambil untuk memadukan standar kecukupan gizi nasional dengan cita rasa lokal yang sudah akrab di lidah masyarakat Tanah Mandar, sekaligus mendukung penggunaan bahan pangan segar dari nelayan setempat.

Kepala SPPG Kecamatan Tammerodo Sendana, Ardi, menjelaskan bahwa pemilihan Bau Piapi bukan tanpa alasan. Selain menjadi identitas kuliner daerah, menu ini memiliki kandungan protein tinggi dari ikan segar dan manfaat kesehatan dari rempah-rempah alami seperti kunyit, asam mangga, dan minyak kelapa murni.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan gizi yang kami berikan tidak hanya sehat secara medis, tetapi juga menggugah selera masyarakat. Bau Piapi adalah menu legendaris Mandar yang kaya akan nutrisi. Dengan menyajikan menu lokal ini, kami berharap tingkat penerimaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi semakin tinggi,” ungkap Ardi dalam keterangannya.

Penggunaan menu Bau Piapi ini juga berdampak positif pada ekonomi lokal, karena bahan baku utama berupa ikan segar dipasok langsung dari hasil tangkapan nelayan di wilayah pesisir Tammerodo Sendana. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mengampanyekan gerakan gemar makan ikan (Gemarikan) untuk mencegah stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Pihak SPPG berkomitmen untuk terus mengeksplorasi potensi pangan lokal lainnya yang memiliki nilai gizi tinggi agar dapat dimasukkan ke dalam daftar menu rutin. Dengan kehadiran menu khas seperti Bau Piapi, SPPG Tammerodo Sendana berharap dapat menciptakan standar pelayanan gizi yang humanis dan berbasis budaya.

Bau Piapi merupakan kuliner khas Suku Mandar yang menggunakan ikan (biasanya cakalang atau tuna) yang dimasak dengan kuah kuning berminyak. Perpaduan rempah alaminya dikenal mampu meningkatkan nafsu makan dan memberikan energi yang baik bagi tubuh.

Penulis:Abi Garudapos

related

Scroll to Top