Majene, Garudapos.id – Ikatan Alumni Agribisnis Tanaman UPTD SMKN 7 Majene menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor pertanian di daerah dengan menggelar pelatihan sambung pucuk pada tanaman kakao. Kegiatan ini berlangsung sukses di Aula Laboratorium Pertanian SMKN 7 Majene pada hari Selasa, 30 September 2025, dan dihadiri oleh berbagai elemen penting dalam dunia pertanian Majene.

Pelatihan ini menjadi wadah bagi para petani, khususnya petani milenial, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam teknik sambung pucuk kakao. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan siswa-siswi jurusan Agribisnis Tanaman (AT) SMKN 7 Majene, sebagai upaya untuk mempersiapkan generasi penerus yang kompeten di bidang pertanian.
Turut hadir dalam acara ini Ketua Jurusan dan Guru Agribisnis Tanaman SMKN 7 Majene, Kepala BPP Perkebunan Tammerodo, perwakilan kelompok tani desa se-kecamatan Tammerodo Sendana, serta pemuda petani milenial se-kecamatan Tammerodo Sendana. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan yang kuat terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian.

Kepala UPTD SMKN 7 Majene, Bapak Naharuddin,S.Pd., ST. M.Bsn , dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Ikatan Alumni Agribisnis Tanaman atas inisiatif yang sangat bermanfaat ini. Beliau menekankan bahwa keterampilan sambung pucuk merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh siswa kejuruan pertanian, karena memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas tanaman kakao.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ikatan Alumni Agribisnis Tanaman yang telah menginisiasi pelatihan ini. Kegiatan Sambung Pucuk adalah keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa kejuruan pertanian,” ujar Bapak Naharuddin.


Lebih lanjut, Bapak Naharuddin menjelaskan bahwa sinergi antara sekolah dan alumni merupakan kunci untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya mendapatkan teori di kelas, tetapi juga memperoleh pengetahuan praktis dan terkini dari para alumni yang telah sukses berkecimpung di dunia pertanian.
“Sinergi antara sekolah dan alumni adalah kunci. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memberikan pendidikan yang bermutu kepada siswa, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan update ilmu praktis dari dunia kerja nyata. Harapan kami, keterampilan ini dapat menjadi bekal bagi para lulusan untuk langsung terjun dan berkontribusi dalam pengembangan agribisnis di daerah Majene,” tambahnya.
Dengan adanya pelatihan sambung pucuk kakao ini, diharapkan para petani milenial di Majene dapat meningkatkan produktivitas tanaman kakao mereka, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi SMKN 7 Majene untuk lebih mencintai dunia pertanian dan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi sektor pertanian di daerah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Ikatan Alumni Agribisnis Tanaman UPTD SMKN 7 Majene memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah. Melalui berbagai program dan kegiatan yang inovatif, diharapkan Ikatan Alumni dapat terus memberikan kontribusi positif bagi kemajuan sektor pertanian di Majene.
Penulis: Abi Garudapos






