Majene, Garudapos.id – Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, digemparkan dengan gelaran Lomba Karaoke tingkat desa yang diselenggarakan oleh Panitia Seni Desa Tammerodo Utara pada Rabu malam, 13 Agustus 2025. Acara ini sukses membius perhatian warga dan para juri yang hadir.

Para peserta lomba karaoke malam itu tampil memukau, membuat para penonton bersorak dan dewan juri terpukau. Dewan juri senior yang terdiri dari Bapak Abdul Manaf dan Bapak Kamal Mahendra, musisi kawakan asal Mandar, memberikan penilaian yang konstruktif dan menghibur. Turut hadir Pj. Kepala Desa Tammerodo Utara, Bapak Syamsumarlin, mantan Kepala Desa Tammerodo Utara, Bapak Mulyadi, S.Pd, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Desa Tammerodo Utara yang antusias.
Nur Cahya, peserta pertama perwakilan dari Dusun Camba-camba, membuka acara dengan penampilan yang memukau. Kamal Mahendra memberikan pujian atas penampilannya, namun menyarankan agar Nur Cahya lebih meningkatkan cengkok vokalnya.
Peserta kedua, Afgan Rifaldi dari Dusun Ujung Baru, tak kalah memukau dengan suara merdunya. Penampilannya mendapatkan aplaus meriah dari dewan juri dan penonton.

Devian, perwakilan dari Dusun Lombongan, juga berhasil memikat hati penonton dengan suaranya. Dewan juri memberikan komentar membangun terkait ketepatan lirik dan penjiwaan lagu yang dibawakan.
Takwin dari Dusun Lombongan, peserta keempat, mendapatkan masukan dari dewan juri mengenai artikulasi dan pembukaan mulut saat bernyanyi. Meskipun demikian, dewan juri tetap memberikan apresiasi atas penampilan Takwin di lagu kedua.
Supriyadi dari Dusun Leba-Leba, peserta kelima, mendapatkan saran dari dewan juri untuk lebih memilih lagu yang sesuai dengan karakter vokalnya yang kuat dan energik.
Syamsuregar, perwakilan dari Dusun Lombongan, menjadi peserta keenam yang tampil. Dewan juri memberikan apresiasi atas kemampuannya mengatasi masalah teknis pada awal lagu pertama dan memberikan penampilan yang memukau di lagu kedua.
Aisyah dari Dusun Lombongan, peserta ketujuh, mendapatkan evaluasi dari dewan juri terkait kesalahan lirik pada lagu pertama. Namun, dewan juri tetap memberikan semangat dan pujian atas karakter suara Aisyah yang unik.
Kurnia, peserta terakhir dari Dusun Camba-camba, mendapatkan masukan dari dewan juri mengenai pemahaman makna bernyanyi dan penjiwaan lagu. Dewan juri juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa Mandar yang baik saat membawakan lagu daerah.
Setelah penampilan seluruh peserta, babak delapan besar mengerucutkan persaingan. Tiga peserta harus tersenggol, sementara lima peserta terbaik melaju ke babak final.
Lima peserta yang berhasil lolos ke babak lima besar adalah: Nurcahya, Afgan, Devian, Aisyah, dan Syamsuregar.
Sementara itu, Kurnia, Supriyadi, dan Takwin harus mengakhiri perjuangan mereka di babak delapan besar.
Lomba Karaoke Desa Tammerodo Utara ini menjadi ajang yang sukses menghibur dan memberikan wadah bagi para talenta lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka. Acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar warga desa.
Penulis: Abi Garudapos






