MAJENE, GARUDAPOS.ID – Langkah strategis dalam merumuskan arah pembangunan masa depan kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Desa Seppong. Bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemdes Seppong sukses menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan untuk tahun anggaran 2027 yang berlangsung di Aula Kantor Desa Seppong pada Rabu, 10 Juni 2026.

Kegiatan krusial ini dihadiri oleh jajaran pemerintah kecamatan dan desa, yang menjadi cerminan kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Camat (Sekcam) Tammerodo Sendana, Muhammad Saleh, S.H.i.; Sekretaris Desa Seppong, Sulaiman, S.Pd.i.; Ketua BPD Seppong, Muhammad Ali, S.E.; serta Pendamping Desa, Rudiansyah. Selain itu, hadir pula jajaran perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, serta elemen masyarakat desa lainnya.
Musyawarah ini dibuka secara resmi oleh Ketua BPD Seppong, Muhammad Ali, S.E., yang menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam menentukan prioritas pembangunan desa. Menurutnya, partisipasi aktif warga adalah kunci agar program yang dijalankan nantinya benar-benar selaras dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Dalam sesi penyampaian sambutan dan arahan, para narasumber memberikan penekanan penting:
Sekretaris Desa Seppong, Sulaiman, S.Pd.i., dalam sambutannya menyoroti pentingnya perencanaan yang matang dan tertib administrasi sebagai landasan utama pembangunan desa yang akuntabel.
Sekretaris Camat Tammerodo Sendana, Muhammad Saleh, S.H.i., menegaskan pentingnya sinkronisasi program desa dengan visi pembangunan di tingkat kecamatan dan kabupaten agar tercipta keberlanjutan.
Pendamping Desa, Rudiansyah, memaparkan panduan teknis mengenai penyusunan prioritas pembangunan, dengan menekankan efektivitas penggunaan anggaran untuk kesejahteraan warga.
Ruang Aspirasi bagi Masyarakat
Puncak dari musyawarah ini adalah sesi diskusi yang berlangsung sangat dinamis. Para kepala dusun serta perwakilan masyarakat secara bergantian menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang mencakup sektor infrastruktur dasar, ekonomi produktif, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Seluruh usulan yang masuk dalam forum ini akan dikaji secara mendalam oleh tim penyusun. Proses ini memastikan bahwa dokumen perencanaan yang dihasilkan nantinya bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan dari aspirasi warga Desa Seppong untuk mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera di masa depan.
Melalui Musdes ini, Pemerintah Desa Seppong berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan keterbukaan dalam setiap tahapan pembangunan, memastikan bahwa suara masyarakat adalah prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
Laporan: Aby Garudapos






