Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Majene Siap Menjaga Bahasa Mandar

Makassar, garudapos.id — Kontingen Kabupaten Majene sukses mengukir prestasi gemilang dalam perhelatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Tahun 2026. Keberhasilan ini diumumkan secara resmi dalam Selebrasi FTBI 2026 yang berlangsung di Hotel Novotel Makassar.

Mendominasi berbagai cabang lomba berbasis bahasa Mandar, para siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) asal Majene berhasil mengantarkan daerahnya keluar sebagai Juara Umum.

Dari total 16 kategori yang diperlombakan, kontingen Majene tampil perkasa dengan mengantongi 9 gelar juara pertama dan 5 posisi runner-up.

Rincian Perolehan Juara Kontingen Majene:

1. Jenjang Sekolah Dasar (SD)

Juara 1: Pidato Putra, Stand Up Comedy Putri, Menulis Cerpen Putra, dan Menulis Cerpen Putri

Juara 2: Dongeng Putra, Dongeng Putri, Pidato Putri, dan Stand Up Comedy Putra

2. Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)

Juara 1: Pidato Putri, Dongeng Putra Dongeng Putri, Menulis Cerpen Putra, dan Menulis Cerpen Putri

Juara 2: Stand Up Comedy Putra

Koordinator Kontingen FTBI Kabupaten Majene, Muh. Awaluddin, mengutarakan bahwa pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari konsistensi, kerja keras, serta sinergi erat antara siswa, guru pendamping, pelatih, serta dukungan penuh dari para kepala sekolah di satuan pendidikan.

“Tanpa dedikasi siswa serta para pendamping atau pelatih yang serius mengawal latihan, prestasi puncak ini tentu sangat sulit kita raih,” ujar Awaluddin.

Apresiasi mendalam turut disampaikan kepada segenap pihak yang mensupport perjuangan para siswa, baik secara moril maupun materil. Ucapan terima kasih ini ditujukan kepada Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Majene, Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Majene, para sponsor, hingga para Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah edisi 2025 dan 2026. Para guru utama ini telah berjuang gigih mengawal rangkaian proses sejak Diseminasi Revitalisasi Bahasa Daerah, FTBI 2026 tingkat kabupaten, hingga pendampingan peserta di tingkat provinsi.

Sebagai informasi, FTBI merupakan agenda tahunan strategis dari Badan Bahasa Kemendikdasmen dalam mendukung program Revitalisasi Bahasa Daerah. Ajang ini dirancang sebagai benteng pelestarian agar bahasa daerah—khususnya bahasa Mandar—tetap eksis, terjaga, dan hidup di tengah-tengah generasi muda sebagai bahasa ibu serta kebanggaan jati diri suku bangsa di Indonesia.

Menutup pernyataannya, Awaluddin berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemantik komitmen dukungan yang lebih kuat dari para pemangku kebijakan di daerah.

“Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar program revitalisasi bahasa mendapat dukungan nyata yang lebih kuat, baik dari segi kebijakan, regulasi, maupun penganggaran,” tutupnya.

Laporan: Opick Prokompi

related

Scroll to Top