Melalui Sambang Keagamaan, Satbinmas Polres Majene Ajak Masyarakat Perangi Judi Daring dan Penipuan Online

 

MAJENE, Garudapos.id – Mempererat hubungan dengan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui kegiatan sambang dan patroli, tetapi juga dengan hadir di tengah jamaah dalam suasana ibadah. Semangat inilah yang diwujudkan Satuan Binmas Polres Majene melalui kegiatan Sambang Keagamaan dan Shalat Dhuha bersama jamaah Masjid Istikamah, Kampung Baru, Kelurahan Labuang Utara, Kabupaten Majene, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program “Polisi Bersama Masyarakat”, sekaligus upaya membangun komunikasi yang harmonis antara kepolisian dengan tokoh agama, pengurus masjid, serta warga di wilayah hukum Polres Majene.

Melalui pendekatan keagamaan, personel Sat Binmas berupaya memperkuat silaturahmi sekaligus membuka ruang dialog agar masyarakat dapat menyampaikan informasi, aspirasi, maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kasat Binmas Polres Majene, AKP Muhammad Irwan, menyampaikan bahwa kegiatan sambang keagamaan merupakan salah satu sarana efektif untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. Menurutnya, masjid bukan hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga ruang untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan kepedulian bersama terhadap lingkungan.

“Melalui kegiatan Sambang Keagamaan dan Shalat Dhuha bersama ini, kami ingin terus memperkuat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami berharap komunikasi yang baik antara Polri, tokoh agama, pengurus masjid, dan jamaah dapat terus terjaga sehingga setiap informasi maupun persoalan kamtibmas bisa ditangani bersama sejak dini,” ujar AKP Muhammad Irwan.

Dalam kesempatan tersebut, personel Sat Binmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, khususnya mengenai bahaya judi daring dan penipuan digital yang semakin berpotensi merugikan masyarakat.

Jamaah diimbau agar tidak mudah tergiur oleh iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat, tawaran hadiah yang tidak jelas, maupun pesan dan tautan mencurigakan yang berpotensi menjadi modus penipuan. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak sembarangan membagikan data pribadi, kode OTP, PIN, maupun informasi perbankan kepada pihak yang tidak dikenal.

AKP Muhammad Irwan menegaskan bahwa judi daring bukan hanya berisiko menguras harta benda, tetapi juga dapat memicu masalah ekonomi dan mengganggu keharmonisan keluarga. Sementara itu, penipuan digital dapat menyasar siapa saja apabila masyarakat kurang berhati-hati dalam menggunakan teknologi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengatakan stop judi daring dan meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan digital. Jangan mudah percaya pada tawaran yang menjanjikan keuntungan instan. Pastikan kebenaran setiap informasi dan segera laporkan apabila menemukan indikasi tindak kejahatan yang meresahkan,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan peran tokoh agama dan pengurus masjid untuk turut menyampaikan pesan-pesan positif kepada jamaah, sehingga kesadaran menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi tumbuh sebagai komitmen bersama seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Sat Binmas Polres Majene berharap terbangun kemitraan yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, kepedulian sosial, serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan, situasi kamtibmas di Kabupaten Majene diharapkan senantiasa terpelihara dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

related

Scroll to Top