Polres Majene dan Disdikpora Bersinergi, Turnamen Sepak Bola Antar Pelajar Resmi Bergulir

 

MAJENE, Garudapos.id — Lapangan hijau Stadion Prasamya Majene, Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur, Sabtu (18/10/2026), dipenuhi semangat para pelajar yang siap menunjukkan kemampuan terbaiknya. Turnamen sepak bola antar pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Majene resmi dibuka, menjadi salah satu ruang pembinaan generasi muda melalui olahraga.

Pembukaan turnamen tersebut turut dihadiri Wakapolres Majene Kompol Muh. Akhir Anwar, S.H. bersama Bupati Majene Dr. H. Andi Achmad Syukri Tammalele serta sejumlah unsur terkait. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres Majene dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene.

Hadir pula Kasi Intel Kejaksaan Negeri Majene, Kasi Kurikulum Bidang Dikdas Disdikpora Kabupaten Majene, Ketua Harian PSSI Kabupaten Majene, para Kepala UPTD Disdikpora se-Kabupaten Majene, kepala SMP dan SMA sederajat, para manajer tim atau klub peserta, serta masyarakat, penonton dan suporter yang turut memeriahkan jalannya pembukaan.

Mengusung tema “Membangun Generasi Majene yang Sehat, Sportif, dan Berprestasi”, turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang perebutan kemenangan di lapangan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diarahkan sebagai bagian dari proses pembinaan karakter dan pengembangan potensi pelajar melalui olahraga.

Wakapolres Majene Kompol Muh. Akhir Anwar menegaskan bahwa sepak bola memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Melalui olahraga, para pelajar tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga belajar mengenai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, sportivitas serta pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani.

Menurutnya, Kabupaten Majene memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet-atlet muda yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Karena itu, pembinaan olahraga pelajar perlu dilakukan secara terstruktur, aman dan tetap mengedepankan nilai-nilai edukatif.

“Turnamen ini menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan bakat pelajar sekaligus menjaring bibit-bibit atlet potensial. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarsatuan pendidikan di Kabupaten Majene,” terang Kompol Muh. Akhir Anwar.

Ia menambahkan, keberadaan turnamen tersebut menjadi momentum untuk menyatukan visi antara pendidikan dan olahraga. Lingkungan kompetisi yang sehat diharapkan mampu memberikan pengalaman positif bagi para pelajar, sekaligus menjadi ruang bagi mereka untuk mengekspresikan kemampuan dan kreativitas di luar lingkungan kelas.

“Yang terpenting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana para peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas, menghargai lawan dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk berkembang,” ujarnya.

Turnamen yang berlangsung mulai 16 Oktober hingga 9 November 2026 tersebut diikuti sebanyak 18 tim sepak bola tingkat SMP sederajat dan 12 tim tingkat SMA sederajat se-Kabupaten Majene.

Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat yang memadati stadion menjadi gambaran bahwa sepak bola masih memiliki daya tarik kuat di kalangan generasi muda Majene. Dari kompetisi inilah diharapkan muncul pemain-pemain muda potensial yang kelak mampu membawa nama Kabupaten Majene di tingkat yang lebih tinggi.

Kolaborasi Polres Majene dan Disdikpora Kabupaten Majene dalam turnamen tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Dengan kompetisi yang sehat, aman dan menjunjung nilai sportivitas, olahraga diharapkan menjadi salah satu jalan untuk membangun generasi Majene yang sehat, berkarakter dan berprestasi.

related

Scroll to Top