Tendangan Pertama Bupati Majene Buka Turnamen Sepak Bola Pelajar 2026: Sinergi Lahirkan Generasi Sehat, Sportif, dan Berprestasi

MAJENE, Garudapos.id – Bupati Majene, Dr. H. A. Achmad Syukri, S.E,.M.M, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar-Pelajar Tingkat SMP dan SMA Sederajat se-Kabupaten Majene Tahun 2026 yang berlangsung di Stadion Prasamya Mandar Majene, Sabtu (17/10/2026).

Mengusung tema “Membangun Generasi Majene yang Sehat, Sportif, dan Berprestasi”, pembukaan ajang bergengsi ini ditandai secara simbolis melalui tendangan pertama (kick-off) di tengah lapangan oleh Bupati Majene.

Penyelenggaraan turnamen ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi strategis antara Kepolisian Resor (Polres) Majene, Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, serta Pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Majene. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembinaan olahraga secara berjenjang sekaligus ruang ekspresi positif bagi generasi muda dalam mengembangkan potensi dan bakat di bidang sepak bola.

Turut hadir menyaksikan jalannya pembukaan acara, di antaranya Wakapolres Majene Kompol Andri Aryansyah, Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene Muh. Aslam Fardhyllah, Ketua Harian PSSI Kabupaten Majene Nurhak, Camat Banggae Timur, Kepala UPTD Pendidikan, para Kepala Sekolah, serta jajaran siswa dan antusiasme ratusan penonton yang memadati tribun untuk mendukung tim sekolah masing-masing.

Dalam sambutannya, Bupati Majene H. A. Achmad Syukri menyampaikan apresiasi tinggi serta ucapan terima kasih kepada seluruh panitia dan jajaran instansi yang telah bekerja sama menyukseskan turnamen ini. Bupati menegaskan bahwa turnamen olahraga bagi pelajar bukan sekadar kompetisi untuk mengejar kemenangan, melainkan media efektif dalam pembentukan karakter bangsa.

“Turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi untuk meraih gelar juara, tetapi menjadi sarana krusial dalam membentuk karakter generasi muda Majene yang sehat, disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas. Melalui sepak bola, anak-anak kita belajar tentang pentingnya kerja sama tim, menghargai lawan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan fair play,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap agar dari lapangan Stadion Prasamya Mandar ini terpancar bakat-bakat emas pesepak bola masa depan yang kelak mampu membawa nama baik daerah.

“Kami optimis, dari turnamen ini akan lahir bibit-bibit unggul pesepak bola asal Majene yang kelak mampu menembus skuad regional, mengharumkan nama Sulawesi Barat, hingga berkiprah di tingkat nasional,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati berpesan secara khusus kepada seluruh atlet pelajar agar bertanding dengan semangat pantang menyerah, menjaga jiwa ksatria, serta menerima setiap hasil pertandingan dengan sikap lapang dada.

Kepada perangkat pertandingan, baik wasit maupun panitia, Bupati mengingatkan pentingnya menegakkan aturan secara adil, jujur, transparan, dan profesional guna menjaga kehormatan serta kualitas turnamen.

Turnamen Sepak Bola Antar-Pelajar se-Kabupaten Majene ini dijadwalkan berlangsung selama 21 hari, mulai tanggal 16 Oktober hingga 5 November 2026. Sebanyak 30 tim terbaik dipastikan ambil bagian, terdiri dari 18 tim tingkat SMP/sederajat dan 12 tim tingkat SMA/SMK/MA sederajat.

Melalui agenda tahunan ini, Pemerintah Kabupaten Majene berkomitmen untuk terus mendorong pola hidup sehat di kalangan remaja, mempererat tali silaturahmi antar-sekolah, serta mencetak generasi muda Majene yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Sumber: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) / Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Majene
Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat

related

Scroll to Top