TAMMERODO SENDANA, Garudapos.id – Kondisi kualitas udara di wilayah Kabupaten Majene, khususnya Kecamatan Tammerodo Sendana, sedang dalam perhatian serius menyusul maraknya peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa titik, yang memicu timbulnya kabut asap.
Menanggapi situasi ini, Kepala UPTD Puskesmas Tammerodo, Ibu Hj. Nurani, S.Kep, Ns, M.M., dengan tegas menyampaikan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Selasa (13/10/26).
Asap yang dihasilkan dari kebakaran hutan dan lahan bukanlah asap biasa.
“Asap karhutla mengandung jutaan partikel halus (PM2.5). Paparan asap yang terus-menerus dapat menyebabkan iritasi langsung dan memicu timbulnya ISPA, mulai dari gejala ringan hingga komplikasi serius yang mengancam jiwa,” jelas Hj. Nurani.
Dalam keterangannya, beliau menggarisbawahi beberapa poin penting yang perlu dipahami oleh masyarakat luas untuk melindungi diri dan keluarga dari bahaya ISPA akibat kabut asap:
• Partikulat Halus (\(PM_{2.5}\)): Debu atau partikel super kecil berukuran kurang dari 2.5 mikrometer yang dapat lolos dari bulu hidung, masuk jauh ke dalam kantung udara paru-paru, bahkan meresap ke aliran darah.
• Karbon Monoksida (CO): Gas beracun tanpa warna dan bau yang menghambat kemampuan darah membawa oksigen, sehingga memicu sesak napas, pusing, hingga sakit dada.
• Karbon Dioksida (CO₂): Gas hasil pembakaran yang memperburuk efek rumah kaca dan kualitas udara.
• Sulfur Dioksida (SO₂): Gas yang dapat mempersempit saluran pernapasan serta mengiritasi selaput lendir pada mata, hidung, dan tenggorokan.
• Nitrogen Oksida (\(NO_{x}\) / NO₂): Gas yang merusak sistem kerja organ pembersih alami di dalam paru-paru.
• Ozon (O₃): Ozon permukaan rendah yang terbentuk akibat reaksi kimia asap, bersifat mengiritasi tenggorokan dan jaringan paru.
• Senyawa Organik Mudah Menguap (VOCs): Berbagai zat kimia karbon yang ikut terbakar dan terlepas ke udara.
Sebagai penutup, Ibu Hj. Nurani memberikan pesan moral kepada seluruh warga. “Lindungi diri Anda, lindungi keluarga Anda dan jangan lupa untuk memakai masker dan kacamata jika beraktivitas diluar. Jangan biarkan asap Karhutla merenggut kesehatan dan pernapasan kita. Kami di UPTD Puskesmas Tammerodo siap melayani masyarakat sepenuh hati. Bersama-sama, kita bisa melalui masa-masa sulit ini,” tutup beliau.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pencegahan dan penanganan ISPA, masyarakat dapat mengikuti akun media sosial resmi kami atau datang langsung ke UPTD Puskesmas Tammerodo.
Laporan: Aby Garudapos






