MAJENE, Garudapos.id – Aktivitas bongkar muat penumpang KM Sabuk Nusantara 93 di Pelabuhan Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, mendapat pengamanan dari personel Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Majene, Senin (28/9/2026).
Kapal perintis yang bertolak dari Kotabaru, Kalimantan Selatan, tersebut tiba di Pelabuhan Palipi dengan membawa ratusan penumpang. Kehadiran personel kepolisian di kawasan pelabuhan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian aktivitas berjalan aman, tertib dan lancar.
Pengamanan tersebut menjadi bagian dari kegiatan rutin Sat Polair Polres Majene dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah perairan, khususnya saat kapal penumpang melakukan aktivitas naik turun penumpang maupun bongkar muat barang di sejumlah pelabuhan dan dermaga di Kabupaten Majene.
Dalam pelaksanaannya, personel Sat Polair berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemantauan terhadap aktivitas penumpang, termasuk pemeriksaan dan pengawasan barang bawaan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kasat Polair Polres Majene IPTU Armin mengatakan, pengamanan di pelabuhan merupakan bentuk kehadiran kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut.
“Kami ingin memastikan seluruh proses bongkar muat dan aktivitas penumpang berjalan aman, tertib dan lancar. Pengawasan ini juga sebagai langkah antisipasi terhadap hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujar IPTU Armin.
Berdasarkan data penumpang, KM Sabuk Nusantara 93 yang akan diberangkatkan kembali dari Pelabuhan Palipi tercatat membawa 185 orang, terdiri dari 166 penumpang dewasa, 14 anak-anak dan 5 bayi.
Selain mengamankan aktivitas di pelabuhan, personel Sat Polair juga memberikan imbauan kepada penumpang untuk tetap memperhatikan keselamatan selama berada di kawasan pelabuhan maupun saat dalam perjalanan laut.
Kehadiran personel diharapkan tidak hanya menjaga kelancaran arus penumpang, tetapi juga memperkuat pengawasan keamanan di wilayah perairan Majene, sehingga aktivitas transportasi laut masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.






