Perkuat Sinergi Garda Terdepan, Pemkab Majene Gelar Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

MAJENE, Garudapos.id — Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) berkomitmen memperkuat sistem perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Komitmen tersebut diwujudkan lewat penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Manajemen dan Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang resmi dibuka oleh Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Ritamariani, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan strategis ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan koordinasi lintas sektor bagi para garda terdepan penanganan kasus di lapangan. Dengan pemahaman manajemen kasus yang komprehensif, penanganan terhadap korban diharapkan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terintegrasi.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Majene Dr. Hj. Andi Ritamariani menekankan pentingnya kolaborasi erat antarlembaga dalam menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak di bumi Assamalewuang. Penanganan kasus kekerasan tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen terkait.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber kredibel dan kompeten di bidangnya, antara lain:

IPDA Victor, SH dan BRIGPOL Reski Amelia Putra (mewakili Polres Majene) yang memaparkan aspek penegakan hukum dan perlindungan korban.

Dr. Jeffriansyah (Dosen Universitas Mamuju sekaligus Fasilitator KLA dan Gender Provinsi Sulawesi Barat) yang mengupas kebijakan kota layak anak serta perspektif gender.

Yurlin Tamba, SE., M.AP serta Mimit Pakasi, SH, S.Psi., MH (Dosen dan Psikolog) yang memberikan pembekalan mendalam terkait penanganan psikologis serta manajemen penanganan kasus secara profesional.

Peserta kegiatan ini merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan penanganan kasus di tengah masyarakat, yang terdiri dari unsur Unit PPA Polres Majene, Satgas UPTD PPA, Pekerja Sosial (Peksos), Guru Bimbingan Konseling (BK), Unit Reaksi Cepat (URC) Kecamatan, jajaran RSUD dan Puskesmas, hingga perwakilan Forum Anak Kabupaten Majene.

Melalui sinergi yang solid antar-pemangku kepentingan ini, Pemkab Majene optimis kualitas pelayanan pengaduan, penanganan, dan pendampingan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerah dapat semakin optimal dan responsif ke depannya.

Laporan: Abi Garudapos

related

Scroll to Top