Kapolsek Sendana Hadiri Pembukaan Scout Camp 2026, Dorong Pembentukan Karakter Pelajar Madrasah

 

MAJENE, Garudapos.id – Semangat kebersamaan dan pembentukan karakter pelajar mewarnai pembukaan Scout Camp 2026 Kemah Mahabbah se-Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Lapangan Bura’, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-79 LP Ma’arif NU tersebut turut dihadiri Kapolsek Sendana IPTU Bafruddin Pambabu, S.H., bersama sejumlah pejabat dan unsur terkait dari tingkat Provinsi Sulawesi Barat maupun Kabupaten Majene.

Scout Camp 2026 menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarmadrasah se-Sulawesi Barat sekaligus menjadi ruang bagi para siswa untuk mengembangkan kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, serta nilai-nilai kebersamaan melalui kegiatan kepramukaan.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai madrasah se-Provinsi Sulawesi Barat, masing-masing tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 23 peserta, Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 29 peserta, serta Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 17 peserta.

Kehadiran para pelajar dari berbagai jenjang pendidikan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang berkegiatan di alam terbuka, tetapi juga mampu membangun karakter siswa agar lebih bertanggung jawab, disiplin, mandiri dan mampu menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Sulbar Dr. H. Adnan Nota, M.A., Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag se-Sulbar, Ketua Pandu Ma’arif NU Sulbar, para Kepala Kementerian Agama se-Sulbar, Camat Sendana Nardi, S.Pd., serta Danramil Sendana Kapten Inf. Wardi.

Selain itu, hadir pula para kepala satuan kerja se-Sulbar, kepala sekolah dan guru Madrasah MI, MTs dan MA se-Sulbar, serta seluruh peserta pramuka yang mengikuti Scout Camp 2026.

Kapolsek Sendana IPTU Bafruddin Pambabu, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan seperti Scout Camp memiliki nilai positif dalam membentuk kepribadian generasi muda. Menurutnya, kebersamaan, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab yang ditanamkan dalam kegiatan tersebut menjadi bekal penting bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, menjunjung tinggi semangat persaudaraan serta menjadikan Scout Camp sebagai pengalaman positif yang dapat diterapkan dalam lingkungan sekolah maupun kehidupan bermasyarakat.

Dengan mengusung semangat kebersamaan dan pendidikan karakter, Scout Camp 2026 diharapkan mampu memperkuat hubungan antarmadrasah sekaligus melahirkan generasi muda yang berintegritas, berjiwa sosial dan memiliki semangat gotong royong.

related

Scroll to Top