MAJENE, Garudapos.id – Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Lingkungan Rangas Pabesoang, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, berlangsung semarak. Tradisi budaya messawe totamma’ dengan arak-arakan kuda hias menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang menyedot perhatian masyarakat, Minggu (13/9/2026).
Untuk memastikan tradisi masyarakat tersebut berjalan aman dan tertib, jajaran Polsek Banggae Polres Majene turun langsung melakukan pengamanan. Kegiatan pengamanan dipimpin Kapolsek Banggae IPTU Hasbi bersama personel yang diterjunkan di sejumlah titik sepanjang rute arak-arakan.
Sebanyak 39 ekor kuda turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Rinciannya, 16 kuda berasal dari Lingkungan Rangas Tamalassu dan 23 kuda dari Lingkungan Rangas Pabesoang.
Rangkaian messawe totamma’ dimulai dari pelataran Masjid Baitu Rahman Rangas Pabesoang Mukarrabin sebagai titik start. Peserta kemudian bergerak mengikuti rute yang telah ditentukan hingga tiba di pelataran Masjid Baitu Mau’ Una, Lingkungan Rangas Tamalassu sebagai lokasi finish.
Sebelum arak-arakan dimulai, Kapolsek Banggae IPTU Hasbi menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang hadir agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Ia menekankan bahwa keberhasilan menjaga situasi tetap aman dan kondusif tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas. Kepolisian akan terus membangun kemitraan dan bekerja sama dengan masyarakat agar setiap kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif,” ujar IPTU Hasbi.
Kehadiran personel Polsek Banggae dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga tradisi dan kegiatan keagamaan masyarakat tetap berlangsung dengan nyaman. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta komunikasi bersama warga.
Dengan sinergi antara kepolisian, panitia dan masyarakat, rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW melalui tradisi messawe totamma’ di Rangas diharapkan tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga tetap mengedepankan keamanan, ketertiban dan kebersamaan.






