Soroti Dugaan Tambang Berkedok Cetak Sawah di Dusun Songkolo, LIN Yang Baru Muncul Di Kabupaten Gowa Disinyalir “Kebakaran Jenggot”

GOWA, 10 September 2026 – Kehadiran Lembaga Investigasi Negara ( LIN) yang baru muncul di Kabupaten Gowa langsung jadi sorotan. LIN disinyalir “kebakaran jenggot” setelah secara terbuka media menyoroti aktivitas yang diduga tambang berkedok program “cetak sawah” di Dusun Songkolo, Desa Bontomanai Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

 

Istilah “kebakaran jenggot” muncul karena LIN baru beberapa bulan berdiri di kabupaten Gowa diduga sangat terpukul dengan adanya berita beredar terkait tambang berkedok cetak sawah, LIN baru beberapa bulan di kabupaten Gowa namun sudah berani membackup tambang berkedok cetak sawah yang sudah lama beroperasi, bahkan secara terang-terangan memasang spanduk LIN di area tersebut.

 

 

Berdasarkan hasil investigasi tim, di lokasi ditemukan alat berat melakukan pengerukan tanah setiap hari. Material hasil galian diangkut keluar dengan truk. Namun tidak ditemukan kegiatan pembuatan saluran, pematang, maupun tanda-tanda persiapan lahan pertanian.

 

“Kalau benar cetak sawah, mana sawahnya? Yang kami lihat ini jelas pengerukan. Kami menduga kuat ini modus tambang tanpa izin namun berkedok cetak sawah,” tegasnya.

 

Anggota Departemen Intelijen dan Investigasi (LIN) A Nasrun Dg Tarang menduga kegiatan tersebut melanggar UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba. Karena itu ia mendesak Pemkab Gowa, Dinas ESDM Sulsel, dan APH untuk segera turun melakukan pengecekan dan penindakan.

 

Lanjut ia menyampaikan, “Kami beri waktu 7 hari kerja.kepada Polresta Gowa Jangan sampai ada pembiaran. Kalau tidak ada langkah, kami akan laporkan ke Polda Sulsel dan lakukan aksi unjuk rasa besar-besaran”, pungkasnya.

related

Scroll to Top