MAJENE, Garudapos.id – Riuh sorak masyarakat mewarnai pesisir Pantai Lakkading, Dusun Lakkading, Desa Limbua, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, saat gelaran Final Lomba Segitiga Sandeq 2026 berlangsung meriah, Minggu (6/9/2026).
Ajang yang diselenggarakan Lamboriq Community tersebut tidak hanya menjadi tontonan menarik bagi masyarakat pesisir, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan sekaligus menjaga eksistensi budaya maritim khas Mandar yang lekat dengan perahu Sandeq.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya Kasat Polair Polres Majene Iptu Armin, Camat Sendana Nardi, S.Pd., Kapolsek Sendana IPTU Bafruddin Pambabu, S.H., para juara lomba, serta masyarakat dan penonton yang memadati kawasan pesisir.
Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan masyarakat yang berlangsung di wilayah pesisir Majene, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.
Usai perlombaan, Iptu Armin turut mengambil bagian dalam momen penyerahan hadiah kepada para pemenang. Penyerahan tersebut menjadi penutup manis bagi para peserta yang telah menunjukkan kemampuan, ketangguhan, dan semangat berkompetisi di atas laut.
Bagi masyarakat, Lomba Segitiga Sandeq 2026 bukan sekadar ajang adu kecepatan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk merawat tradisi bahari sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat melalui semangat olahraga dan budaya maritim.
Dengan dukungan berbagai pihak, gelaran Sandeq diharapkan terus berkembang sebagai salah satu ikon budaya pesisir yang mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus menjadi kebanggaan daerah Kabupaten Majene.






