GARUDAPOS.ID|​MAJENE — Sebagai bentuk empati dan kepedulian sivitas akademika terhadap sesama, Fakultas Ekonomi (Fekon) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada keluarga Yusuf Jasman, mahasiswa Jurusan Manajemen Fekon Unsulbar angkatan 2025, yang rumahnya menjadi korban musibah kebakaran di Dusun Jombang, Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).
​Penyerahan bantuan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026. Hadir langsung mewakili pimpinan Fakultas Ekonomi, Bapak Jumardi, didampingi oleh tim dosen yang terdiri dari Ibu Riana Angraini Ridwan dan Ibu Novi Sadra Dewi, serta puluhan mahasiswa Fekon Unsulbar. Bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan donasi dari rekan-rekan mahasiswa dan sivitas akademika Fekon Unsulbar untuk meringankan beban keluarga korban.
​
Bapak Jumardi menjelaskan bahwa musibah kebakaran tersebut terjadi pada Rabu, 19 Agustus 2026, yang menghanguskan dua unit rumah di wilayah tersebut, termasuk kediaman keluarga mahasiswa Yusuf Jasman. Berdasarkan taksiran awal, musibah ini diduga kuat akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
​”Sebelumnya, yakni pada Rabu (19/8/2026), dua unit rumah terbakar, salah satunya milik mahasiswa Unsulbar Saudara Yusuf Jasman di Dusun Jombang, Desa Sugihwaras, Wonomulyo. Kejadian ini diperkirakan akibat korsleting listrik. Hari ini, kami turun langsung menyalurkan bantuan untuk meringankan beban keluarga yang tertimpa musibah,” ujar Jumardi.
​
Ia juga menyampaikan harapan dan imbauan agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta menjadi penguat bagi keluarga yang sedang menghadapi ujian. Selain itu, pihak fakultas mengingatkan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.
​
“Harapan kami, bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit mengurangi beban yang dirasakan oleh korban. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi instalasi listrik di rumah agar bencana kebakaran tidak terulang kembali,” imbuhnya. (Red*)






