Kado Kemerdekaan Berbalut Kritik Sosial: Pemerintah Desa Tammerodo Utara Pukau Penonton Pawai HUT RI ke-81 Lewat Aksi Teatrikal Unik

Tammerodo Sendana, Garudapos.id — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, diwarnai dengan berbagai kreativitas tanpa batas dari masyarakat. Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian publik, mengundang gelak tawa, sekaligus menyampaikan pesan moral yang mendalam disuguhkan oleh kontingen dari Pemerintah Desa Tammerodo Utara, Minggu (16/8/2026).

Tampil beda dari barisan pawai pada umumnya, Pemerintah Desa Tammerodo Utara membawakan pementasan teater jalanan berdurasi singkat yang mengusung tema “Kekeringan dan Solusi Melalui Perhatian Pemerintah”.

Menggunakan balutan komedi satire dan kritik sosial yang cerdas, penampilan ini sukses menghipnotis dewan juri serta ribuan penonton yang memadati Lapangan Samaturu Pellattoang saat Start dan Lapangan Sport center Tammerodo Sendana saat finish.

Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Mulyadi Hamid, S.Pd.I, serta dikoordinasikan langsung oleh Sekretaris Desa Suparmin bersama seluruh staf dan perangkat desa serta warga setempat, kontingen ini berhasil menerjemahkan realitas sosial masyarakat desa ke dalam panggung terbuka yang menghibur sekaligus menggugah kesadaran.

Aksi teatrikal tersebut menceritakan keresahan seorang petani pekebun yang membawa ember kosong dan tanaman layu karena kesulitan mendapatkan air bersih untuk menyiram tanamannya. Di tengah kebingungannya, ia bertemu dengan seorang nelayan yang ceplas-ceplos.

Dialog jenaka pun terjadi ketika sang petani meminta air laut untuk menyiram kebun, yang langsung direspons dengan candaan sarkas oleh nelayan bahwa jika disiram air laut, kebunnya justru akan “panen garam”.

Puncak adegan semakin menarik ketika Kepala Desa hadir untuk mendengarkan keluhan warganya. Dengan gaya dialog yang lugas dan solutif, Kepala Desa mengajak warganya untuk tidak sekadar mengeluh atau pasrah menunggu hujan, melainkan mengambil langkah taktis melalui pembuatan proposal resmi yang diajukan kepada pemerintah daerah.

Pementasan interaktif ini ditutup dengan pekikan penuh semangat dari seluruh pemeran yang mewakili suara hati masyarakat:

“Kami tidak hanya meminta air, kami meminta solusi! Untuk kebun… untuk nelayan… untuk seluruh masyarakat desa! Bapak Bupati, kami menunggu perhatian dan solusi untuk desa kami!”

Aksi kreatif ini membuktikan bahwa perayaan HUT Kemerdekaan tidak harus selalu kaku, melainkan bisa menjadi wadah ekspresi seni yang efektif untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput.

Melalui penampilan teatrikal yang memukau ini, Pemerintah Desa Tammerodo Utara tidak hanya sukses menghibur dan menghidupkan suasana kemerdekaan, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi para pejabat, tamu undangan, dan masyarakat luas yang hadir di Kecamatan Tammerodo Sendana.

Laporan: Aby Garudapos

related

Scroll to Top