Majene, Garudapos.id — Upaya mewujudkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan tumbuh optimal terus digalakkan di tingkat akar rumput. Puskesmas Tammerodo melalui tim tenaga kesehatan yang dipimpin langsung oleh Bidan Dahlia, S.Keb, selaku penanggung jawab tim, melaksanakan kegiatan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) anak di TK Al-Ikhlas Leba-Leba, Desa Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene. Senin (27/7/26)
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini disambut antusias oleh pihak sekolah, para guru, serta orang tua murid. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memantau tumbuh kembang anak secara komprehensif sekaligus mendeteksi secara dini potensi penyimpangan tumbuh kembang anak usia dini.

Bidan Dahlia, S.Keb, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemantauan tumbuh kembang pada masa anak usia dini (golden age) sangat krusial. Menurutnya, deteksi dini merupakan langkah awal yang paling efektif untuk memastikan anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara fisik, mental, dan intelektual.
“Melalui pemeriksaan SDIDTK ini, kita ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan stimulasi dan pemantauan yang tepat sesuai dengan usianya. Kolaborasi yang baik antara tenaga kesehatan, pihak sekolah, dan orang tua menjadi kunci utama keberhasilan tumbuh kembang anak,” ujar Bidan Dahlia.
Kepala Sekolah TK Al-Ikhlas Leba-Leba turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan kehadiran tim kesehatan dari Puskesmas Tammerodo yang secara proaktif memberikan pelayanan langsung bagi para peserta didik.
Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan melakukan serangkaian pemeriksaan menyeluruh, yang meliputi:
Pengukuran antropometri: Pemantauan berat badan, tinggi badan, serta lingkar kepala anak sesuai dengan standar grafik pertumbuhan.
Deteksi dini perkembangan: Penilaian kemampuan motorik kasar, motorik halus, kemampuan bahasa, serta aspek sosialisasi dan kemandirian anak.
Pemeriksaan daya lihat dan daya dengar: Skrining awal untuk memastikan fungsi panca indra anak berjalan optimal guna mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
Melalui sinergi lintas sektoral ini, diharapkan setiap potensi hambatan tumbuh kembang anak dapat dikenali sejak dini sehingga penanganan serta stimulasi lanjutan dapat diberikan secara cepat dan tepat. Langkah preventif tersebut sekaligus menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berkualitas di Kabupaten Majene.
Laporan: Aby Garudapos






