MAJENE, GARUDAPOS.ID – Semangat menjaga kelestarian ekosistem pantai dan melestarikan tradisi bahari akan segera memeriahkan suasana di Desa Tammerodo Utara. Sebuah ajang perlombaan unik, “Pacu Sampan: Lomba Lepa-Lepa,” dijadwalkan akan berlangsung di Pantai Pande-pandeng pada hari Rabu, 15 Juli 2026 mendatang.
Kegiatan yang diinisiasi oleh komunitas lokal ini bukan sekadar ajang adu kecepatan di atas air, melainkan sebuah upaya kreatif untuk menggerakkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan pesisir dengan tajuk “Jepa: Jaga Ekosistem Pantai.”
Peluang bagi Para Pengayuh Tangguh
Panitia penyelenggara saat ini tengah membuka kesempatan bagi seluruh warga Desa Tammerodo Utara untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini.
Berbeda dengan perlombaan tim pada umumnya, Lomba Lepa-Lepa ini dirancang sebagai kategori individu atau perorangan, sehingga menuntut ketahanan fisik dan teknik mendayung yang mumpuni dari setiap pesertanya.
Untuk memastikan kelancaran teknis di lapangan, pihak panitia telah menetapkan beberapa ketentuan bagi para calon peserta:
Warga Lokal: Peserta harus merupakan warga Desa Tammerodo Utara.
Kemandirian Alat: Setiap peserta
diwajibkan menyiapkan sendiri Lepa-lepa (sampan) serta bose (dayung) yang akan digunakan dalam perlombaan.
Sistem Individu: Kompetisi ini bersifat perorangan, sehingga setiap peserta akan berjuang sendiri di lintasan lomba.
Segera Daftar Sebelum Waktu Berakhir
Bagi warga yang berminat untuk menguji nyali dan menunjukkan kemahiran mendayung mereka, pendaftaran masih dibuka hingga hari Selasa, 14 Juli 2026. Pendaftaran dapat dilakukan dengan sangat mudah melalui pesan singkat WhatsApp ke nomor 082188477791.
Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi saksi sekaligus pelaku dalam pelestarian budaya lokal dan aksi nyata menjaga ekosistem laut kita. Mari hadir dan berikan dukungan terbaik di Pantai Pande-pandeng pada 15 Juli 2026 mendatang!
Laporan: Aby Garudapos






