Perkuat Konektivitas Daerah, Danrem 142/Tatag Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Mekkatta Majene

MAJENE, GARUDAPOS.ID – Tonggak sejarah pembangunan infrastruktur merata kembali terukir di Sulawesi Barat. Komandan Korem 142/Tatag, Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M., secara resmi meresmikan Jembatan Perintis Garuda Sungai Samalio di Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Kamis (02/07/2026). Kehadiran jembatan ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dan sinergi pemerintah pusat bersama TNI Angkatan Darat dalam membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan dilanjutkan dengan peninjauan langsung kondisi jembatan oleh Danrem bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tamu undangan lainnya.

Pembangunan ini merupakan bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda, inisiatif nasional yang digagas pemerintah melalui TNI AD untuk mempercepat pemerataan infrastruktur di daerah terpencil sebagai wujud pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Hartono menegaskan bahwa jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol nyata kehadiran negara dalam meringankan beban masyarakat.

“Pemerintah menugaskan Kepala Staf Angkatan Darat sebagai Komandan Satgas Pembangunan Jembatan Perintis Garuda. Program ini bertujuan membuka keterisolasian, meningkatkan keselamatan, memperlancar mobilitas, mempermudah akses pendidikan dan kesehatan, menekan biaya logistik, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” ujar Danrem.

Lebih lanjut, Danrem memaparkan bahwa di wilayah binaan Korem 142/Tatag, program ini mencakup total 42 titik pembangunan, terdiri atas 21 jembatan gantung, 15 jembatan Aramco, dan 6 jembatan beton. Hingga saat ini, 15 jembatan telah rampung dibangun, sementara 27 lainnya masih berproses dengan target rampung pada Agustus 2026.

Jembatan Sungai Samalio sendiri memiliki panjang sekitar 50 meter dan lebar 1,2 meter. Pembangunannya tuntas hanya dalam waktu 38 hari, yakni sejak 25 Maret hingga 1 Mei 2026. Struktur ini menghubungkan Dusun Samalio dengan Dusun Samalio Utara di Desa Mekkatta, sekaligus menjadi jalur alternatif menuju Dusun Wappu. Kehadirannya memberi manfaat langsung bagi 211 Kepala Keluarga atau sekitar 988 jiwa yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh dan berisiko menyeberangi sungai.

Kepala Desa Mekkatta, Muh. Haeruddin, menyampaikan rasa syukur mendalam atas terealisasinya harapan warga.

“Alhamdulillah, kini kami punya akses yang jauh lebih aman, cepat, dan nyaman. Kami berharap jembatan ini menjadi penggerak ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan seluruh warga,” ungkapnya.

Turut hadir dalam peresmian ini Dandim 1401/Majene Letkol Czi Aji Setyawan, S.H., Kasi Intel Kejari Majene Muhammad Aslan, S.H., Kadis PUPR Majene Muhammad Muflih, S.T., M.T. (mewakili Bupati), Wakil Ketua II DPRD Majene Junaedi, Anggota DPRD Sudirman, S.Pd., Camat Malunda Muslimin, S.Ag., perwakilan Polres dan Polsek Malunda, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat.

Seluruh biaya pembangunan bersumber dari anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Peresmian ini sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam membangun Indonesia dari daerah.

Sumber: Syarifuddin Andi
Editor: Redaksi Garudapos.id

related

Scroll to Top