MAJENE, GARUDAPOS.ID – Dalam upaya mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja yang kompetitif, UPTD SMKN 7 Majene menyelenggarakan sosialisasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) untuk tahun pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini berlangsung dengan dihadiri langsung oleh Kepala UPTD SMKN 7 Majene, Naharuddin, S.Pd, S.T, M.Bns., jajaran staf sekolah, Ketua Komite Asdar, serta para orang tua/wali murid.
Mengacu pada Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024, PKL kini ditetapkan sebagai salah satu mata pelajaran wajib yang dilaksanakan langsung di dunia kerja atau industri.
Program ini menjadi fase krusial bagi siswa SMK untuk mengaplikasikan ilmu yang didapatkan di sekolah ke dalam praktik profesional.

Dalam arahannya, Kepala UPTD SMKN 7 Majene, Naharuddin, menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk memastikan kelancaran program.
“Kesuksesan pelaksanaan PKL ini didukung oleh tiga unsur utama, yakni pihak sekolah, dunia kerja/industri, dan dukungan dari orang tua/wali murid. Kolaborasi ketiganya harus terjalin dengan baik selama PKL berlangsung,” tegas Naharuddin.
Terkait teknis pelaksanaan, pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan program ini secara transparan dan akuntabel. “Pelaksanaan PKL di UPTD SMKN 7 Majene dipastikan tanpa ada pungutan biaya dari pihak sekolah kepada siswa maupun orang tua,” tambahnya.
Sebanyak 158 siswa dijadwalkan akan mengikuti program PKL pada semester ganjil tahun pelajaran 2026/2027, dengan durasi pelaksanaan minimal 16 minggu sesuai ketentuan regulasi bagi SMK program tiga tahun. Rencananya, para siswa akan ditempatkan di berbagai mitra industri yang tersebar di wilayah Makassar, Mamuju, Majene, dan Polewali Mandar (Polman) mulai Juli hingga Desember 2026.
Melalui program ini, UPTD SMKN 7 Majene berharap siswa dapat meningkatkan kompetensi teknis, etos kerja, serta kesiapan mental sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja setelah lulus nanti.
Laporan: Aby Garudapos






