MAJENE, Garudapos.id – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) resmi memulai tahapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Jalur Mandiri tahun akademik 2026/2027. Pelaksanaan ujian yang menjadi penentu bagi ratusan calon mahasiswa baru ini digelar selama tiga hari, terhitung sejak Rabu (17/06/2026).
Tingginya minat masyarakat untuk bergabung di Unsulbar terlihat nyata pada seleksi tahun ini. Tercatat sebanyak 979 calon mahasiswa mendaftarkan diri, sementara kuota yang tersedia hanya untuk 703 orang. Seluruh peserta yang lolos seleksi ini nantinya akan mengisi kursi yang tersisa dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Ketua Panitia Pelaksana, yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsulbar, Muhammad Nasir Badu, Ph.D., mengungkapkan bahwa meski diwarnai persaingan yang cukup kompetitif, pelaksanaan hari pertama di Laboratorium Terpadu dan Laboratorium ICT berlangsung kondusif dan tertib.
“Secara keseluruhan, sistem berjalan lancar. Kami telah memberikan pengarahan intensif dan simulasi alur kepada peserta sebelum ujian dimulai untuk memastikan tidak ada kendala teknis. Integritas adalah prioritas utama kami dalam seleksi ini,” tegas Muhammad Nasir Badu.
Dalam menjaga kenyamanan dan kelancaran ujian, panitia juga sigap merespons aspek di luar teknis akademik. Tim medis disiagakan penuh di lokasi guna mengantisipasi kondisi darurat. Nasir Badu menyebutkan bahwa respons cepat tim medis berhasil menangani peserta yang sempat mengalami kendala kesehatan di hari pertama, sehingga proses ujian tetap dapat berlanjut tanpa hambatan berarti.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa meningkatnya jumlah pendaftar menjadi sinyal positif kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan di Unsulbar. Namun, konsekuensi dari tingginya minat tersebut adalah proses seleksi yang semakin ketat.
“Persaingan sangat kompetitif. Kami akan memprioritaskan peserta dengan perolehan nilai tertinggi untuk mengisi formasi yang tersedia. Kami ingin memastikan bahwa mereka yang diterima benar-benar memiliki kualitas yang mumpuni,” tambahnya.
Panitia tetap bersiaga hingga pukul 18.00 WITA setiap harinya dengan pengawasan ketat sesuai prosedur operasional standar (SOP). Hal ini dilakukan sebagai komitmen universitas untuk menjaga marwah institusi melalui seleksi yang jujur dan transparan.
Melalui jalur mandiri ini, Unsulbar berharap dapat menjaring calon-calon mahasiswa unggul yang nantinya akan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan dan kemajuan daerah di masa depan.
Laporan: Aby Garudapos






