GARUDAPOS.ID | TAMMERODO SENDANA – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majene dari Fraksi Demokrat, Bapak Jasman, S.IP, hadir secara langsung dalam kemeriahan kegiatan penamatan dan Khatamul Qur’an yang dirangkaikan dengan tradisi Messawe Totamma se-Kecamatan Tammerodo Sendana, Minggu (14/06/2026).
Kehadiran sosok legislatif yang membidangi urusan pendidikan dan kesejahteraan rakyat ini menegaskan komitmen DPRD Kabupaten Majene dalam mendukung program-program yang berdampak langsung pada pembangunan karakter generasi muda.

Dalam acara yang dipusatkan di Lapangan Samaturu Pelattoang tersebut, Bapak Jasman, S.IP terlihat membaur bersama jajaran pejabat daerah lainnya.
Bapak Jasman, S.IP turut serta dalam rombongan arak-arakan Sayyang Pattu’du (kuda menari), sebuah aksi yang menjadi simbol dukungan penuh legislatif terhadap upaya pelestarian kearifan lokal di tanah Mandar.
Di sela-sela kegiatan, Bapak Jasman, S.IP menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi para guru, orang tua, dan pemerintah kecamatan yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini dengan sangat meriah dan tertib.
“Pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan umum dan nilai-nilai religius Al-Qur’an adalah investasi masa depan yang luar biasa. Melalui Messawe Totamma ini, kita tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga memperkuat akar budaya anak-anak kita. DPRD Kabupaten Majene akan terus berupaya memastikan kebijakan anggaran dan regulasi kita mendukung keberlanjutan pendidikan, agar tidak ada anak di Majene yang putus sekolah,” ujar Jasman.

Lebih lanjut, Bapak Jasman, S.IP berharap agar semangat khataman Al-Qur’an ini terus dijaga oleh para siswa di luar momentum pawai. Menurutnya, keberhasilan siswa menuntaskan pendidikan dan khataman adalah modal dasar bagi mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing.
Kehadiran Ketua Komisi III DPRD Majene dalam acara tersebut mendapat respon positif dari masyarakat setempat. Sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mengawal kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan dan pelestarian budaya menjadi prioritas yang terus dikembangkan di Kabupaten Majene.
Laporan: Aby Garudapos






