REMBUK STUNTING DESA TAMMERODO: Menuju Desa Bebas Stunting di Tengah Bulan Kesibukan

TAMMERODO, MAJENE, GARUDAPOS.ID – Pemerintah Desa Tammerodo, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, sukses menggelar kegiatan Rembuk Stunting pada Jumat (22/5/2026). Pertemuan ini menandai hari terakhir dari rangkaian jadwal Rembuk Stunting yang telah ditetapkan di tingkat kecamatan.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Tammerodo, Supyan, serta Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Tammerodo Sendana, Basruddin, SP, MM, yang hadir mewakili Camat. Turut hadir pula Pendamping P3MD Kecamatan Tammerodo Sendana, Ekawati, SP, perwakilan UPTD Kesehatan, UPT DPPKB, KUA, Ketua beserta jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa 1401-03/Sendana Sertu Asrul, para Kepala Dusun, Bidan Desa, serta para kader Posyandu.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tammerodo, Supyan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh undangan yang sempat hadir. Ia menyadari bahwa saat ini masyarakat sedang memasuki bulan yang padat aktivitas, terutama menjelang persiapan Hari Raya Iduladha yang tinggal menghitung hari.

“Alhamdulillah, meski di tengah kesibukan warga yang luar biasa pada bulan ini, kita masih bisa meluangkan waktu dan berkomitmen penuh untuk hadir dalam rembuk stunting ini. Sengaja kegiatan kita mulai tepat waktu agar masyarakat bisa kembali melanjutkan aktivitas harian mereka,” ujar Supyan.
Lebih lanjut, Supyan menyoroti pentingnya konsistensi data stunting.

Menurutnya, agenda rembuk stunting ini telah berjalan rutin setiap tahun selama hampir 10 tahun terakhir sebagai respons terhadap dinamika data stunting di Kabupaten Majene. Ia meminta para kader posyandu dan bidan desa untuk lebih teliti dalam melakukan penimbangan dan pengukuran balita pada bulan depan agar tidak terjadi inkonsistensi data yang membingungkan dalam perencanaan program desa.

Selain membahas stunting, Pemerintah Desa Tammerodo juga memanfaatkan momentum ini sebagai wadah silaturahmi bulanan sekaligus merangkaikannya dengan rapat koordinasi awal kesiapan pelaksanaan Salat Iduladha dan pendataan hewan kurban bersama para kepala dusun.

Apresiasi Kolaborasi Lintas Sektor di Kecamatan Tammerodo Sendana
Sementara itu, Kepala Seksi PMD Kecamatan Tammerodo Sendana, Basruddin, SP, MM, yang hadir membuka acara, menyampaikan permohonan maaf dari Camat Tammerodo Sendana yang berhalangan hadir karena adanya tugas kedinasan lain yang tidak kalah pentingnya.

Dalam arahannya, Basruddin memuji tingginya semangat gotong royong dan kolaborasi yang ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat serta instansi terkait di Desa Tammerodo, khususnya dalam upaya mengintervensi desa-desa yang menjadi lokasi fokus (lokus) stunting.

“Kami melihat Kecamatan Tammerodo Sendana ini sangat antusias dalam berkolaborasi melawan stunting. Harapan kami, penanganan yang terintegrasi ini dapat membawa Kecamatan Tammerodo Sendana semakin Maju, Mandiri, dan Berbudaya, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Majene,” ungkap Basruddin sebelum membuka acara secara resmi dengan ucapan Basmalah.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi, analisis situasi, dan penyusunan rencana program kerja penanganan stunting desa yang dipandu langsung oleh Pendamping P3MD Kecamatan Tammerodo Sendana, Ekawati, SP. Melalui rembuk ini, diharapkan lahir rekomendasi dan komitmen pemanfaatan dana desa yang tepat sasaran demi melahirkan generasi masa depan Tammerodo yang sehat dan bebas stunting.

Penulis: Aby Garudapos

related

Scroll to Top