Memanas! Warga Ruko GGC Bekasi Selatan Kembali Turun Aksi, Tolak Parkir Berbayar

(Foto: Dokumen Tim Redaksi)

BEKASI | GARUDAPOS.ID — Aksi demonstrasi lanjutan menolak parkir berbayar memanas. Perkumpulan Warga Ruko Grand Galaxy City (GGC) kembali menggeruduk kantor manajemen kawasan itu.

Dalam unjuk rasa tersebut, paguyuban warga meminta pihak Property Management (POM) GGC menunjukkan izin pengelolaan parkir berbayar yang rencananya akan diberlakukan di area ruko.

“Tunjukkan kalau punya legalitas, maka kami bisa mundur. Kalau diduga tidak punya, silakan angkat kaki dari sini,” ujar salah satu peserta aksi dalam orasinya, Kamis (21/5/2026).

Selain itu, iuran pengelolaan lingkungan (IPL) sebesar Rp850.000 per bulan turut menjadi sorotan. Warga juga mendesak agar fasilitas umum (fasum) di Kompleks Ruko Grand Galaxy City segera diserahkan dan dikelola oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Namun, demonstrasi itu hanya mendapat respons dari pihak keamanan manajemen. Menurut Ketua Perkumpulan Warga Ruko GGC, Daniel, aksi tersebut merupakan kali kedua dilakukan tanpa adanya solusi dari pihak pengelola kawasan GGC.

“Kami akan terus bersuara sampai ke Jabar Satu,” tegasnya.

Daniel menyebutkan bahwa dalam waktu dekat para pemilik ruko akan mendatangi Kantor Wali Kota Bekasi.

“Kami yakin dengan kinerja Pak Wali Kota yang akan meminta fasum itu dikembalikan ke Pemda Bekasi sesuai Permendagri Nomor 9 Tahun 2009 tentang Pedoman Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Perumahan dan Permukiman di Daerah,” tutup Daniel. (Red)

Tim Redaksi

related

Scroll to Top