Pemdes Tammerodo Utara Gelar Rembuk Stunting, Kades Mulyadi Tegaskan Komitmen Anggaran APBDes demi Generasi Zero Stunting

MAJENE, GARUDAPOS.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Tammerodo Utara, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, menggelar agenda strategis nasional, Rembuk Stunting Desa, pada hari ini, Selasa (19/05/2026). Forum krusial tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Tammerodo Utara sejak siang hari dengan dihadiri oleh berbagai elemen lintas sektor dan perwakilan instansi terkait.

Pelaksanaan rembuk ini merujuk pada instruksi resmi Pemerintah Kecamatan Tammerodo Sendana melalui surat penyampaian Nomor 431/32/2026 yang ditandatangani oleh Camat Tammerodo Sendana, Edi Bastian, A.Md.IP., SE. Desa Tammerodo Utara menjadi salah satu desa yang mengawali rangkaian kegiatan ini pada hari pertama.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala Desa Tammerodo Utara, Mulyadi, S.Pd.I, menyampaikan bahwa penanganan stunting merupakan prioritas utama yang membutuhkan kerja keras dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat desa.

“Rembuk Stunting ini bukan sekadar seremonial tahunan atau formalitas menggugurkan kewajiban, melainkan wadah krusial bagi kita semua untuk menyatukan data, ide, dan langkah nyata. Pemdes Tammerodo Utara berkomitmen penuh untuk mengawal intervensi gizi ini, termasuk memastikan dukungan penganggaran yang optimal melalui APBDes, demi menyelamatkan generasi masa depan desa kita,” tegas Mulyadi dalam arahannya.

Forum ini difokuskan pada sinkronisasi data sasaran serta penyusunan program kerja desa ke depan, agar intervensi gizi spesifik maupun sensitif dapat berjalan tepat sasaran dan menyentuh langsung keluarga berisiko stunting.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Majene. Dalam pemaparannya, pihak P3MD memberikan apresiasi tinggi kepada Pemdes Tammerodo Utara yang bergerak cepat merespons instruksi kecamatan di hari pertama.

Pihak P3MD mengingatkan pentingnya sinkronisasi data by name by address serta keterpaduan program (konvergensi) di tingkat desa, mulai dari penguatan layanan Posyandu, edukasi di PAUD, pemenuhan air bersih, hingga ketahanan pangan. P3MD Kabupaten Majene juga menegaskan siap mengawal akuntabilitas perencanaan dan penganggaran Dana Desa agar tepat sasaran pada program penurunan stunting.

Guna menghasilkan perumusan kebijakan yang komprehensif, Pemdes Tammerodo Utara menghadirkan seluruh elemen lintas sektor. Mulai dari perwakilan UPTD Kesehatan, UPPKB, KUA, Kader Posyandu, Guru PAUD, Pendamping P3MD, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga tokoh masyarakat setempat.

Melalui momentum ini, sinergi antara kader di lapangan dengan instansi terkait diharapkan semakin kuat demi memastikan pemenuhan gizi ibu hamil, bayi, dan balita berjalan optimal menuju terwujudnya generasi Tammerodo Utara yang sehat, cerdas, dan zero stunting.

Penulis:Abi Garudapos

related

Scroll to Top