GARUDAPOS.ID|MAJENE – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Pola Kantor Bupati Majene saat lantunan ayat suci Al-Qur’an mulai bergema. Pemerintah Kabupaten Majene secara resmi menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XI Tingkat Kabupaten Tahun 2026, sebuah ajang tahunan yang menjadi barometer pembinaan seni baca dan hafalan Al-Qur’an di daerah tersebut.

Edisi ke-XI ini mengusung tema strategis: “Penguatan Literasi Al-Qur’an untuk Mewujudkan Kabupaten Majene Maju, Mandiri, Berbudaya dalam Bingkai Religius.” Tema ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman akhlak.

Sebanyak 106 peserta terbaik yang merupakan delegasi dari 8 kecamatan di Kabupaten Majene hadir memperebutkan gelar juara. Para kafilah ini akan berkompetisi dalam tiga kategori lomba utama, yaitu:
Tilawatil Qur’an: Menitikberatkan pada keindahan irama, kontrol suara, dan kefasihan.
Tartil: Menekankan pada ketepatan tajwid dan kelancaran bacaan.
Tahfidz Qur’an: Uji ketangkasan hafalan bagi para hafiz dan hafizah masa depan Majene.
Dalam pantauan di lokasi, para peserta tampil penuh percaya diri di atas mimbar tilawah yang telah disiapkan. Penggunaan teknologi lampu indikator (merah, kuning, hijau) di meja juri menambah kesan profesionalisme dalam penilaian setiap sesi lomba.
Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari dan akan ditutup secara resmi pada Selasa malam, 12 Mei 2026. Penutupan tersebut sekaligus akan menjadi momen pengumuman juara umum yang akan dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Majene pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Barat.
Melalui MTQ Ke-XI ini, Pemerintah Kabupaten Majene berharap literasi Al-Qur’an dapat meresap ke seluruh lapisan masyarakat, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menjadi fondasi dalam membangun Majene yang lebih mandiri dan berbudaya.
Masyarakat pun tampak antusias menyaksikan jalannya perlombaan, yang diharapkan dapat memotivasi para orang tua untuk terus mendorong anak-anak mereka mempelajari dan mencintai Al-Qur’an sejak dini.
Penulis: Abi Garudapos






