MAJENE, GARUDAPOS.ID – Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menunjukkan komitmen penuh dalam menjaga integritas pelaksanaan seleksi masuk perguruan tinggi. Pada pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 hari Sabtu (19/4/26), panitia resmi mendiskualifikasi dua orang peserta karena terbukti melakukan upaya kecurangan sebelum ujian dimulai.
Kedua peserta tersebut tertangkap tangan membawa alat komunikasi berupa telepon genggam dan alat pendengar (headset) yang disembunyikan di balik pakaian mereka. Penemuan ini terjadi saat panitia melakukan prosedur pemeriksaan ketat menggunakan metal detector dan penggeledahan fisik di pintu masuk ruang ujian.
Plt. Wakil Rektor I Bidang Akademik Unsulbar, Prof. Dr. Tasrief Surungan,M.Sc, menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan ruang sedikit pun bagi segala bentuk manipulasi dalam proses seleksi ini.
“Dua peserta langsung kami diskualifikasi karena terbukti membawa alat komunikasi yang digunakan untuk upaya kecurangan. Tidak ada toleransi bagi pelanggaran seperti ini. Kami ingin memastikan bahwa yang lolos adalah mereka yang benar-benar layak dan jujur, bukan yang mencoba memanipulasi sistem,” tegas Prof. Tasrief.
Beliau menambahkan bahwa pengawasan berlapis merupakan prosedur standar yang diterapkan di seluruh pusat ujian Unsulbar untuk melindungi hak ribuan peserta lain yang telah berjuang secara jujur.
Data Pelaksanaan Ujian
Pusat UTBK Unsulbar pada tahun ini melayani total 3.617 peserta yang terbagi dalam 17 sesi pelaksanaan. Hingga saat ini, secara keseluruhan proses ujian berjalan dengan lancar tanpa gangguan teknis yang berarti.
Panitia pelaksana menyampaikan rasa kecewanya terhadap insiden ini, mengingat banyak peserta yang datang dari daerah jauh dengan pengorbanan besar demi mendapatkan kursi di perguruan tinggi. Insiden ini diharapkan menjadi pelajaran keras bagi peserta di sesi berikutnya agar tidak mencoba-coba melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh panitia nasional.
Komitmen Menjaga Integritas
UTBK-SNBT bukan hanya ajang adu kemampuan akademik, melainkan juga ujian kejujuran bagi calon mahasiswa. Panitia menjamin bahwa pengawasan akan tetap diperketat hingga seluruh rangkaian sesi berakhir guna memastikan seleksi yang adil dan transparan.
Bagi masyarakat dan calon peserta yang ingin mendapatkan informasi resmi terkait jadwal dan tata tertib ujian, dapat terus memantau kanal informasi resmi Universitas Sulawesi Barat.(Red*)






