MAJENE, GARUDAPOS.ID – Komitmen untuk menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan taat hukum terus diperkuat di wilayah Kabupaten Majene. Hal ini dibuktikan melalui pertemuan strategis dalam agenda Sosialisasi Hukum yang diselenggarakan di Kantor Desa Tallambalao, Kecamatan Tammerodo Sendana, pada Senin (20/04/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kerja sama antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah. Hadir secara langsung dalam agenda tersebut, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Majene, Muhammad Aslam Fardyllah, S.H., yang disambut hangat oleh Camat Tammerodo Sendana, Edi Bastian, A.Md, I.P, S.E.

Dalam sesi diskusi yang berlangsung santai namun substantif, Muhammad Aslam Fardyllah menekankan bahwa kehadiran Kejaksaan di tingkat desa bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi para aparatur desa dalam mengeksekusi program pembangunan. Ia menegaskan bahwa fungsi intelijen dan pendampingan hukum adalah instrumen preventif agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari.
“Tujuan utama kami adalah pencegahan. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dana desa dikelola sesuai aturan yang berlaku. Dengan pemahaman hukum yang kuat, perangkat desa tidak perlu ragu atau takut dalam bekerja demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Aslam di sela-sela kunjungannya.
Senada dengan hal tersebut, Camat Tammerodo Sendana, Edi Bastian, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan pihak Kejari Majene untuk turun langsung ke lapangan. Menurutnya, koordinasi ini sangat diperlukan sebagai langkah mitigasi risiko hukum di tingkat kecamatan maupun desa.
“Sinergi ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam membimbing aparatur di bawah. Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, Desa Tallambalao dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam hal tertib administrasi dan kepatuhan hukum,” ungkap Edi Bastian.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama di depan Kantor Desa Tallambalao. Dalam foto tersebut, Kasi Intelijen Kejari Majene yang mengenakan seragam dinas cokelat khas Korps Adhyaksa tampak berdiri berdampingan dengan Camat Tammerodo Sendana yang mengenakan seragam batik Korpri biru.
Momen ini menjadi simbol kuat bahwa penegakan hukum (Law Enforcement) dan pelayanan publik (Public Service) di Kabupaten Majene berjalan selaras dan saling mendukung demi kemajuan daerah.
Penulis: Abi Garudapos





