MAJENE, GARUDAPOS.ID – Pemerintah Desa Tammerodo secara aktif mengawal arah pembangunan wilayahnya melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tammerodo Sendana yang digelar pada Kamis (05/02/2026).
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Kepala Desa Tammerodo, Bapak Supyan, menegaskan pentingnya sinergi antara usulan desa dan kebijakan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dalam pemaparannya, Bapak Supyan menekankan bahwa kebutuhan mendesak warga saat ini adalah perlindungan garis pantai. Oleh karena itu, usulan prioritas yang diajukan adalah Pembangunan atau Rehabilitasi Tanggul Laut Pellattoang Selatan dengan volume sepanjang 200 meter.
“Tanggul laut di Pellattoang Selatan menjadi prioritas karena fungsinya yang vital dalam melindungi pemukiman warga dari ancaman abrasi dan pasang air laut. Kami berharap usulan ini mendapat perhatian serius di tingkat kabupaten,” ujar Supyan di sela-sela kegiatan.
Selain usulan prioritas tahun berjalan, Pemdes Tammerodo juga memaparkan daftar usulan panjang (longlist) untuk tahun anggaran 2027 yang mencakup berbagai sektor, mulai dari infrastruktur desa hingga penguatan ekonomi kerakyatan.
Beberapa poin penting dalam usulan tersebut antara lain:
Infrastruktur & Lingkungan: Pembangunan tanggul di Dusun Karema (50m) dan Karema Selatan (50m), serta pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) sepanjang 200 meter.
Ketahanan Pangan & Ekonomi: Penyaluran bantuan pupuk bagi kelompok tani dan pengadaan bibit ternak kambing untuk meningkatkan produktivitas warga.
Aksesibilitas & Pendidikan: Rehabilitasi jalan tani di Dusun Karema sepanjang 600 meter serta pembangunan pagar keamanan untuk SD 11 Karema.
Fasilitas Publik: Rehabilitasi Gedung Olahraga (GOR) Tammerodo dan peningkatan lanjutan penimbunan Lapangan Pellattoang.
Kehadiran Kepala Desa dalam forum ini diharapkan mampu memastikan setiap usulan yang lahir dari rembuk warga di tingkat bawah dapat terealisasi secara bertahap, guna mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Majene, khususnya di wilayah Tammerodo Sendana.
Laporan: Abi Garudapos






