Perahu Katinting Ditemukan Kosong di Tubo Sendana, Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang Saat Melaut

MAJENE, GARUDAPOS.ID – Personel Kepolisian Sub Sektor (Polsubsektor) Tubo Sendana bersama warga setempat tengah melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Kamis pagi.(29/1)

Identitas korban diketahui bernama Muh. Rifai (32), seorang karyawan swasta yang beralamat di Dusun Batu Taku, Desa Onang. Korban dilaporkan belum kembali setelah berangkat melaut menggunakan perahu jenis katinting.

Kapolsubsektor Tubo Sendana, IPDA Akil, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika korban berangkat melaut sekitar pukul 09.00 WITA. Namun, sekitar dua jam kemudian atau pada pukul 11.00 WITA, muncul laporan dari nelayan setempat mengenai penemuan perahu tanpa awak.

“Saksi Amrin yang saat itu berada di perairan melihat sebuah perahu katinting terombang-ambing tanpa ada orang di atasnya. Saksi kemudian memanggil rekan lainnya, Adong, untuk membantu menarik perahu tersebut ke pinggir pantai di Dusun Batu Metod’do,” ungkap IPDA Akil.

Berdasarkan data yang dihimpun kepolisian di lapangan, berikut detail pihak terkait:
Korban: Muh. Rifai (32), warga Dusun Batu Taku, Desa Onang.
Saksi 1: Amrin (31), Nelayan, warga Dusun Batu Metod’do (Saksi pertama yang melihat perahu).
Saksi 2: Adong (42), Nelayan, warga Dusun Batu Metod’do (Membantu evakuasi perahu).

Pihak Polsubsektor Tubo Sendana telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal di lokasi penemuan perahu dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban. Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Muh. Rifai masih dalam proses pencarian oleh warga dan pihak berwenang.

“Kami mengimbau kepada warga nelayan yang melintas di sekitar perairan Tubo Sendana untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan korban. Kami juga berkoordinasi dengan tim terkait untuk memperluas area pencarian,” tambah IPDA Akil.

Diharapkan kepada seluruh masyarakat yang melakukan aktivitas di laut agar tetap waspada dan memperhatikan kondisi cuaca demi keselamatan bersama. (Rls/Abi Garudapos)

related

Scroll to Top