GARUDAPOS.ID | MAJENE – Pemerintah Desa Tallambalao bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pada Jumat (23/01/2026). Musyawarah ini difokuskan pada pembahasan ulang dan penetapan prioritas penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026, menyusul terjadinya perubahan signifikan pada pagu anggaran yang diterima desa.


“Kondisi ini memaksa kita untuk duduk bersama merubah perencanaan awal. Fokus kita adalah memastikan program wajib tetap berjalan, terutama penanganan kemiskinan ekstrem melalui BLT Desa,” ujar Hirman.
Pj. Kepala Desa Tallambalao yang juga Camat Tammerodo Sendana, Edi Bastian, S.E., menekankan pentingnya objektivitas dalam menentukan penerima manfaat di tengah keterbatasan dana. Ia meminta seluruh perangkat desa dan kepala dusun untuk benar-benar menyeleksi warga yang paling membutuhkan.

“Anggaran kita turun drastis, ibarat bumi dan langit dari perencanaan awal. Saya meminta kita semua sepakat, berikan bantuan kepada mereka yang betul-betul masuk parameter miskin ekstrem dan lansia. Ini adalah perintah undang-undang dan amanah agama untuk mendahului mereka yang paling membutuhkan,” tegas Edi Bastian.
Dalam kesempatan yang sama, Pendamping P3MD Kecamatan, Ekawati, S.P., memberikan pemaparan teknis mengenai delapan program prioritas dari Kementerian Desa. Beberapa poin penting yang menjadi catatan adalah:
BLT Dana Desa: Disepakati sebesar Rp300.000 per bulan selama 12 bulan dengan jumlah KPM yang disesuaikan dengan kapasitas anggaran.
Ketahanan Pangan: Tetap dianggarkan untuk mendukung kemandirian pangan desa.
Dukungan Koperasi & Digitalisasi: Dukungan terhadap Koperasi Desa Merah Putih serta pemanfaatan teknologi (Desa Digital) untuk transparansi dan monitoring kegiatan langsung oleh pemerintah pusat.
Kegiatan yang berlangsung di kantor desa ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Hasanuddin, Pendamping Desa Hardiman, seluruh anggota BPD, serta perangkat desa dan kepala dusun. Pertemuan ditutup dengan kesepakatan untuk melakukan revisi dokumen perencanaan agar selaras dengan ketersediaan anggaran tahun 2026.
Penulis: Abi Garudapos






