GARUDAPOS.ID | GOWA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gowa kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam membantu masyarakat prasejahtera di wilayah Kabupaten Gowa. Kali ini, BAZNAS hadir memberikan bantuan biaya pengobatan bagi warga yang mengalami kesulitan finansial saat menghadapi musibah kesehatan.
Bantuan tersebut dirasakan langsung oleh keluarga Bapak (IL) dan Ibu (Riska), warga yang berdomisili di Panti Asuhan Ralia. Pasangan ini sempat mengalami kesulitan besar ketika kedua anak kandung mereka harus menjalani rawat inap secara bersamaan di RSUD Syekh Yusuf.
Kondisi semakin berat karena keluarga tersebut tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan maupun Kartu Indonesia Sehat (KIS), sehingga terpaksa masuk melalui jalur pasien umum dengan biaya yang tidak sedikit.
“Saat itu kami hanya bisa pasrah. Kedua anak saya sakit bersamaan dan biaya rumah sakit terus membengkak. Sebagai orang tua yang kurang mampu, kami sempat tidak tahu harus berbuat apa,” ungkap Bapak (IL) kepada awak media.
Namun, kekhawatiran tersebut sirna setelah pihak BAZNAS Kabupaten Gowa turun tangan. Seluruh biaya administrasi dan pengobatan selama di rumah sakit ditanggung sepenuhnya oleh lembaga tersebut hingga kedua anak mereka dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.
Ketua BAZNAS Kabupaten Gowa, Drs. H. Abbas Alauddin, SH., MM., hadir langsung untuk memantau proses penyelesaian biaya dan memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran. Kehadiran pimpinan BAZNAS ini menjadi bukti bahwa lembaga pengelola zakat ini konsisten berada di garda terdepan dalam membantu masyarakat Gowa yang membutuhkan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Ketua BAZNAS dan seluruh jajarannya. Bantuan ini sangat berarti bagi kelangsungan hidup keluarga kami. Ternyata BAZNAS benar-benar nyata membantu masyarakat kecil seperti kami,” tambah (IL) dengan penuh syukur.
Sementara itu, pihak BAZNAS Kabupaten Gowa yang berkantor di Jalan Paccallaya, terus mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika ada warga yang mengalami kondisi darurat serupa.
Hal ini juga sekaligus meluruskan persepsi di masyarakat bahwa BAZNAS berkomitmen penuh dan transparan dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat.
Kisah ini menjadi bukti bahwa sinergi antara muzaki (pembayar zakat) melalui BAZNAS dapat menjadi solusi konkret bagi permasalahan sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Gowa. (Red*)






