MAJENE, GARUDAPOS.ID – Semangat kebersamaan menyelimuti Dusun Camba-Camba, Desa Tammerodo Utara, saat Turnamen Redi Papan antar dusun resmi dibuka pada Minggu malam (18/01/26). Kegiatan yang diinisiasi oleh Mahasiswa KKN Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Gelombang XXVI Tahun 2025-2026 ini dipusatkan di Lapangan Redi Papan PB. Mutiara.

Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Tammerodo Utara, tokoh masyarakat, para peserta turnamen, serta seluruh mahasiswa KKN Unsulbar yang bertugas di desa tersebut.
Dalam laporannya, Koordinator Desa KKN Unsulbar, Muhammad Rizaldi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah desa dan masyarakat atas kepercayaan yang diberikan. Ia menekankan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang persaingan, melainkan upaya pelestarian olahraga lokal.

“Lomba Redi Papan ini kita laksanakan bukan semata-mata untuk ajang persaingan, tetapi sebagai salah satu bentuk pelestarian budaya. Besar harapan saya selama pelaksanaan lomba ini berjalan dengan lancar, aman, dan sportif,” ujar Rizaldi dalam sambutannya. Ia juga memohon maaf jika dalam persiapan kegiatan masih terdapat kekurangan.
Kepala Desa Tammerodo Utara, Bapak Muliyadi, S.Pd., dalam sambutannya saat membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi tinggi atas terealisasinya program kerja KKN ini. Beliau menyebut Turnamen Redi Papan sebagai “Turnamen Gotong Royong” karena mengedepankan nilai persaudaraan.

“Ini adalah olahraga lokal kita yang menyerupai badminton. Yang utama di sini adalah persaudaraan dan saling pengertian. Kita bertanding secara sukarela, maka jalankanlah dengan penuh sportivitas dan disiplin waktu agar kompetisi ini selesai tepat waktu,” pesan Bapak Muliyadi.
Lebih lanjut, beliau berharap kehadiran mahasiswa KKN melalui kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi dengan warga, meskipun masa tugas mereka telah memasuki fase-fase akhir.
“Semoga dengan kegiatan ini kita lebih akrab, dan meskipun nanti adik-adik mahasiswa sudah kembali ke kampus, silaturahmi tetap terjaga,” tambahnya.

Berbeda dengan lomba-lomba sebelumnya yang menyasar anak-anak, Turnamen Redi Papan ini menjadi satu-satunya program pertandingan yang melibatkan kelompok dewasa antar dusun.
Turnamen ini pun resmi dibuka dan akan berlangsung selama beberapa malam ke depan dengan pengawasan langsung dari panitia mahasiswa KKN.
Dengan dibukanya turnamen ini, Desa Tammerodo Utara kini semakin semarak dengan berbagai kegiatan positif.
Penulis: Abi Garudapos






